ULM Edukasi Ibu PKK Banjarbaru tentang Kesehatan Menopause
Banjarbaru – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Tim Dosen dan Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) yang memberikan edukasi kesehatan reproduksi, mental, dan nutrisi bagi ibu-ibu Pra-Lansia di Kota Banjarbaru.
Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (9/8/2025) di Kelurahan Syamsudin Noor, Banjarbaru, dengan melibatkan 30 peserta dari kelompok PKK setempat. Tema yang diusung adalah “Pembentukan Kelas Kesehatan Reproduksi, Mental, dan Nutrisi sebagai Persiapan Menghadapi Masa Menopause bagi Wanita Pra-Lansia.”
Ketua Tim Pengmas, Dr. dr. Didik Dwi Sanyoto, menjelaskan bahwa menopause dapat memengaruhi kondisi fisik, seksual, maupun psikologis perempuan, sehingga penting bagi masyarakat, khususnya ibu-ibu, untuk mempersiapkan diri sejak dini.
“Isu menopause masih jarang dibicarakan. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan kesadaran sekaligus membantu ibu-ibu lebih percaya diri menghadapi masa menopause,” ujar Didik.
Dalam kegiatan tersebut, ULM menghadirkan sejumlah pakar untuk memberikan edukasi secara komprehensif. Materi kesehatan reproduksi disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Triawanti, M.Kes, kesehatan mental oleh Dr. dr. Sherly Limantara, SpKJ, gizi dan nutrisi oleh dr. Juhairina, Sp.GK, serta kesehatan saraf oleh Dr. dr. Didik Dwi Sanyoto.
Peserta tidak hanya mendengarkan penyuluhan, tetapi juga aktif berdiskusi dan bertanya langsung kepada para narasumber. Banyak di antara mereka yang telah memasuki usia menopause merasa terbantu dengan informasi yang diberikan.
“Kami sangat terbantu dan berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan. Menopause adalah hal alami, dan menjaga kesehatan sejak dini akan membuat kita melewatinya dengan tenang dan percaya diri,” ungkap salah satu peserta yang diamini Prof. Triawanti.
Melalui kegiatan ini, ULM menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen mendampingi masyarakat, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga dalam pengabdian langsung yang memberikan solusi nyata atas isu kesehatan sehari-hari.

