KKN Berdampak: Mahasiswa ULM Kenalkan Budidaya Maggot untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Binawara
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita Lainnya
- Date 3 August 2025
TANAH BUMBU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mengedukasi warga Desa Binawara, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, tentang budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan limbah organik dan pakan alternatif bernilai ekonomis. Kegiatan berlangsung di pasar mingguan Binawara, Jumat (1/8/2025), dengan dihadiri para peternak, pemuda desa, serta aparat desa setempat.
Program ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat dalam rangka mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi ULM, sekaligus mendukung pengembangan potensi desa melalui inovasi ramah lingkungan. Mahasiswa memaparkan pemanfaatan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau maggot sebagai pakan alternatif bernutrisi tinggi untuk ternak ayam maupun ikan.
Juru bicara mahasiswa KKN ULM, Solihin, menjelaskan bahwa teknologi budidaya maggot dapat menjadi langkah strategis mengurangi sampah organik sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat mengenal dan mempraktikkan budidaya maggot karena selain mudah diterapkan, hasilnya memiliki nilai jual yang baik,” ujarnya.
Kegiatan tidak hanya berupa pemaparan materi, tetapi juga sesi praktik lapangan. Warga diajak melihat secara langsung proses pembuatan media kembang biak maggot, teknik budidaya, hingga pemanfaatan hasil panennya.
Antusiasme warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, bahkan sebagian warga menyatakan siap memulai budidaya maggot secara mandiri. Mukhtar, Sekretaris Desa Binawara, menyambut positif program ini.
“Ilmu ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami, apalagi mayoritas warga di sini memiliki usaha ternak,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, ULM berharap Desa Binawara dapat menjadi contoh desa yang berhasil mengelola limbah organik secara berkelanjutan dan mandiri. Program KKN Tematik FPIK ULM diharapkan terus menjadi katalis inovasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan pedesaan.


Previous post
KKN Berdampak: Mahasiswa FPIK ULM Hadirkan Kelas Anak Pesisir untuk TK Anggrek Desa Wiritasi
Next post
