ULM Edukasi Thalasemia kepada Anak dan Orangtua dalam Bakti Sosial Bersama Yayasan Suaka Ananda
Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Departemen Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) terus berperan aktif dalam memberikan edukasi thalasemia kepada puluhan pasien anak dan orangtua dalam kegiatan bakti sosial yang digelar oleh Yayasan Suaka Ananda.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 6 Juli 2025, bertempat di Klinik Suaka Ananda, Jalan Dharma Budi II, Komplek Bun Yamin II, Banjarmasin Timur. Edukasi ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-19 Yayasan Suaka Ananda yang mengusung pendekatan multidisipliner dalam penanganan pasien thalasemia.
Sebanyak 31 anak penderita thalasemia beserta orangtua mereka mengikuti penyuluhan yang diberikan oleh tim medis FKIK ULM. Mereka mendapat pemahaman mengenai thalasemia sebagai kelainan darah genetik yang tidak dapat disembuhkan, namun dapat dikelola untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
“Thalasemia adalah kelainan darah bawaan yang menyebabkan darah mudah pecah, sehingga anak tampak pucat dan lemas. Tujuan kami adalah memberikan pemahaman kepada orangtua agar lebih tanggap terhadap tanda-tanda awal,” jelas dr Wulandewi Marhaeni, Koordinator Prodi Ilmu Kesehatan Anak FKIK ULM sekaligus narasumber utama dalam kegiatan tersebut.
Ia menambahkan, thalasemia biasanya ditemukan pada anak-anak dengan riwayat keluarga yang sering mengalami anemia berat atau memerlukan transfusi darah.
“Karena penyakit ini bersifat genetik, maka fokus utama kami adalah pengelolaan jangka panjang demi menjaga kualitas hidup pasien,” ujarnya.
Menurut dr Wulan, Kalimantan Selatan tercatat memiliki lebih dari 100 pasien thalasemia, sebuah angka yang menunjukkan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat akan penyakit ini.
Ketua Yayasan Suaka Ananda, Aida Muslimah, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi ULM dalam kegiatan sosial ini.
“Kami rutin menggelar kegiatan semacam ini, dan kebetulan dr Wulan adalah bagian dari pengurus kami. Sinergi dengan FKIK ULM menjadi kekuatan kami dalam memberikan layanan yang lebih baik kepada pasien,” ungkapnya.
Kegiatan bakti sosial ini merupakan kelanjutan dari agenda sebelumnya yang telah dilaksanakan pada Sabtu, 5 Juli 2025. Dengan kolaborasi ini, ULM tidak hanya menunjukkan peran akademisnya, tetapi juga kepedulian nyata terhadap isu kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dengan thalasemia di Kalimantan Selatan.

