Seminar Regional Prodi Sosiologi ULM, Rektor Inisiasikan Prodi Antropologi di ULM
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita Lainnya
- Date 21 December 2023
Banjarmasin – Program studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar acara seminar regional bertemakan “Merawat Adat dan Kebudayaan Kalimantan dalam Perubahan Zaman Dalam Rangka Meneguhkan Keragaman Etnik dan Budaya dalam ke-Indonesiaan”. Acara ini digelar pada Kamis (21/12/2023) di General Building Kampus Banjarmasin.
Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa seminar ini merupakan langkah strategis, di mana narasumber yang berhadir diantaranya, yakni Muhammad Iqbal (Peneliti UIN antasari), Prof. Dr. H Ahmad Dakhoir, S.H.Q., M.H.I (Rektor IAIN Palangkaraya), dan Prof. Drs. Kumpiady Widen, MA., Ph.D (Guru Besar Antropologi FISIP UPR). Narasumbernarasumber ini hadir untuk memberikan mahasiswa dan para tamu undangan wawasan dan pemahaman bagaimana masyarakat dapat merawat dan memelihara budaya asli, khususnya yang ada di Kalimantan.
“Mengingat kini kita berada di era di mana perkembangan zaman semakin pesat. Adat dan kebudayaan Kalimantan harus menjadi perhatian khusus bagi banyak pihak. Terlebih yang mana Ibukota Nusantara (IKN) saat sedang dalam tahap pembangunan di Kalimantan Timur,” ucap Rektor.
Rektor menyampaikan bahwa hadirnya IKN di Kalimantan akan membuka kemungkinan terjadinya gempuran budaya-budaya lain, yang bisa saja menggerus atau menghancurkan peradaban budaya asli Kalimantan.
Lebih lanjut lagi, Prof. Ahmad juga berbicara tentang pertahanan di mana pertahanan bukan hanya tentang bagaimana menjaga keamanan negara saja, tetapi juga tentang bagaimana menjaga dan memelihara kebudayaan sebagai salah satu unsur pembentuk identitas bangsa.
“Pertahanan yang bersifat defensif dan internal, berdasarkan kajian akademik dan keilmuan, yakni dengan cara mensosialisasikan, memelihara dan memaparkan, serta mempertahankan karena budaya itu sesungguhnya adalah adat. Generasi-generasi baru perlu untuk mengerti secara konseptual tentang budaya dan peradaban suatu etnis tertentu,” ucap Rektor ULM.
Maka dari itu, digelarnya seminar ini menambah keyakinan Rektor ULM untuk membuka program studi baru di ULM, yakni program studi Antropologi. Program studi tersebut, menurut Rektor dapat bermanfaat untuk memperkuat dan melestarikan kebudayaan daerah dan juga merupakan salah satu usaha preventif akan budaya-budaya lain yang masuk dan akan menggerus budaya asli setempat.
“Bantu saya untuk membangun prodi antropologi di Universitas Lambung Mangkurat,” tambahnya.
Beliau juga menambahkan bahwa peradaban budaya bisa saja hilang tergerus oleh perkembangan zaman apabila kita mengindahkan porgram studi Antropologi ini. Dengan terselenggaranya seminar kebudayaan ini diharapkan dapat memberikan makna mendalam bagi semua pihak di mana Universitas memiliki peran penting dalam melestarikan kebudayaan dan merawat keanekaragaman budaya demi menjaga pertahanan bangsa dan negara.
Acara ini dipenuhi oleh mahasiswa prodi Sosiologi FISIP dan prodi Pendidikan Sosiologi FKIP dari berbagai angkatan dan berjalan sangat tertib dan lancar. Bahkan para tamu undangan disuguhkan tarian giring-giring sebagai tarian penyambutan tamu untuk memeriahkan acara.




Next post

