Sharing Session Bersama Tim Universitas Terbuka Dalam Rangka Penguatan Manajemen Peneglolaan Pengadaan Barang Dan Jasa
- Posted by admin
- Categories Berita Lainnya
- Date 5 December 2023
Banjarmasin – Dalam rangka penguatan manajemen pengelolaan pengadaan dan pemanfatan aset di lingkungan ULM, Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, SE., M.Si., bersama Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Dr. Ir. Arief Rahmad Maulana Akbar, M.Si., IPU, dan Ketua serta anggota Satuan Pengawas Internal (SPI) ULM menggelar kegiatan Sharing Session dengan mengundang Adrian Sutarwijaya dan Antaris Firman dari Universitas Terbuka pada Senin (04/12/2023). Diadakan di Ruang Senat lantai 3 Gedung Rektorat ULM, acara ini dihadiri juga oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Humas dan Sistem Informasi ULM, Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc, jajaran Dekan, Kepala Biro, dan PPK di lingkungan ULM.
Rektor ULM membuka agenda ini dengan sangat antusias. Beliau menyampaikan bahwa terselenggaranya agenda ini merupakan kehormatan bagi ULM, di mana sharing session diadakan dalam rangka melakukan perbaikan-perbaikan pengelolaan atau tata kelola manajemen pengelolaan pengadaan dan pemanfaatan aset yang ada di ULM.
“Diharapkan pertemuan ini menjadi perhatian bagi para undangan dan bisa lebih fokus mendengarkan dalam rangka meningkatkan kualitas program-program pengadaan dana aset yang ada di ULM,” ucap Rektor.
Bagi sebagian orang yang tidak mengetahui, Universitas Terbuka (UT) merupakan salah satu Perguruan Tinggi dengan jumlah mahasiswa terbanyak di dunia, sehingga sistem dan mekanisme pengelolaan yang diterapkan di UT bisa menjadi contoh bagi ULM khususnya terkait masalah pengelolaan. UT dan ULM sebelumnya juga sudah sepakat untuk menjalin kerjasama, sehingga kegiatan ini merupakan sebuah bentuk impelementasi dari MoU yang sudah ditandatangani bersama antara Universitas Terbuka dan Universitas Lambung Mangkurat.
Prof. Ahmad menyampaikan bahwa salah satu hal yang harus ditingkatkan dari ULM yakni bagaimana cara sumber daya manusia yang ada dapat melakukan manajemen pengelolaan pengadaan dan pemanfaatan aset dengan sebaik-baiknya. Hal ini berkaitan dengan status ULM yang kini sudah berganti menjadi Perguruan Tinggi Badan Layanan Umum atau (BLU). Prof. Ahmad juga menyampaikan bahwa ULM telah diberi ‘misi’ oleh Kemendikbud RI untuk dapat menjadi PTN Badan Hukum (PTNBH) dalam waktu dekat. Maka dari itu, Prof. Ahmad selaku Rektor ULM terus aktif berupaya melakukan berbagai persiapan menjalani ‘misi’ tersebut, salah satunya dengan penguatan manajemen pengelolaan terutaman pengelolaan pengadaan dan pemanfaatan aset di ULM.
Secara keseluruhan, pemanfaatan aset di ULM dinilai belum optimal. Hal ini tentu akan berdampak pada upaya peningkatan pendapatan (income generating) ULM. Selain itu, kondisi ULM yang sedang berada pada masa transisi menjadi PTN BLU menjadikan ULM membutuhkan berbagai masukan hingga saran dan pengalaman-pengalaman dari Perguruan Tinggi berstatus BLU lainnya untuk menambah wawasan terkhusus penataan manajemen aset dan pemanfaatannya. Melalui hal tersebut maka diharapkan peningkatan pengelolaan dan penataan aset serta pemanfataannya dapat menjadi kekuatan untuk memberikan kontribusi optimal dalam menambah income generating ULM.
“Dalam rangka optimalisasi itu diperlukan mekanisme dan sistem penataan dan manajemen yang lebih baik sehingga tata kelolanya menjadi lebih professional,” ucap Rektor.




Previous post
Rektor Ambil Sumpah Jabatan Fungsional Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja TA 2022
Next post

