Tim PKM ULM Dampingi Petani Caraka Jaya Tingkatkan Produksi Pertanian
BANJARBARU – Tim program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melaksanakan pendampingan bagi Kelompok Tani Berkat Mufakat di Desa Caraka Jaya, Landasan Ulin Utara, Banjarbaru. Program yang didukung pendanaan Kemdiktisaintek ini bertujuan memberdayakan petani agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperluas pemasaran hasil pertanian mereka.
Pendampingan diawali dengan edukasi penggunaan pupuk organik menggantikan pupuk kimia yang selama ini mendominasi. Ketua Tim PKM ULM, Dr. Nilna Amal, menjelaskan penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus menimbulkan resistensi tanaman dan membuat hama sulit dikendalikan.
“Karena itu, kami mengenalkan pupuk organik sebagai solusi yang lebih ramah lingkungan,” ungkapnya.
Program ini merupakan kolaborasi Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian ULM dengan PT Natural Nusantara (NASA) Yogyakarta, produsen pupuk organik berskala nasional. PT NASA turut menghadirkan tenaga ahli, Eko Zulkifli, yang mendampingi petani secara langsung melalui kegiatan demplot dan pelatihan pemberian pupuk organik.
Selain pupuk, ULM juga menggelar Pelatihan Kalender Tanam yang dipimpin oleh Mira SP, MP dari Fakultas Pertanian ULM. Pelatihan pada 15 Agustus 2025 tersebut membekali petani dalam menganalisis jenis tanaman yang sesuai dengan musim agar harga jual tetap stabil.
“Para anggota kelompok tani terlihat antusias dan bertekad menerapkan ilmu yang mereka peroleh,” ujar Mira.
Untuk menjawab kendala kekurangan air di musim kemarau, Tim PKM ULM memberikan solusi dengan pembuatan sumur bor di salah satu lahan anggota kelompok tani serta menyerahkan bantuan pompa air. Upaya ini diharapkan dapat menjaga kontinuitas produksi pertanian sepanjang tahun.
Program kemudian dilanjutkan dengan demplot penanaman bawang dan cabai menggunakan pupuk organik dan pestisida hayati produk PT NASA. Dr. Nilna Amal menegaskan, “Kami berharap hasil panen tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga mendorong terwujudnya pertanian ramah lingkungan sebagai bagian dari pencapaian SDGs.”
Ketua Poktan Berkat Mufakat, I Made Suryana, menyampaikan apresiasi kepada ULM. “Kami berterima kasih atas bantuan dan pendampingan yang telah diberikan. Harapan kami, kerja sama ini bisa berlanjut meski program resmi telah selesai,” ucapnya.
Melalui pendampingan ini, Universitas Lambung Mangkurat menegaskan perannya dalam mendukung keberlanjutan pertanian lokal dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pengabdian nyata kepada masyarakat.

