Sinergi ULM dan UMKM: Inovasi Produk Herbal untuk Pasar Digital
BANJARBARU – Tim Dosen Universitas Lambung Mangkurat (ULM) memberikan pendampingan kepada Rumah UKM Mitra Idaman Banjarbaru yang selama ini mengalami stagnasi usaha. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, tim ULM berfokus pada inovasi produk, pelatihan kemasan, hingga strategi pemasaran digital.
Ketua tim pengabdian, Rahmi Hidayati, menjelaskan bahwa Rumah UKM Mitra Idaman sebelumnya hanya memproduksi minyak urut dan amplang sejak berdiri pada 2015. Namun, keterbatasan alat produksi, minimnya variasi produk, serta kurangnya kemampuan pemasaran digital membuat usaha sulit berkembang.
“Kami melihat peluang untuk menambah varian minuman kesehatan yang bisa membuka pasar baru, sehingga kami memperkenalkan inovasi kopi jahe kemasan 100 gram,” ujarnya.
Produk baru tersebut dibuat dari bahan baku yang terjangkau, namun memiliki potensi besar di pasaran karena tren minuman herbal yang semakin diminati masyarakat. Selain itu, tim ULM juga memberikan pelatihan pengemasan modern serta strategi pemasaran digital agar produk lebih kompetitif dan dapat dipasarkan melalui platform daring.
“Harapannya, pemasaran produk semakin luas dan penjualan meningkat,” tambah Rahmi.
Ketua Rumah UKM Mitra Idaman, Arifin, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, pendampingan dari ULM sangat membantu dalam mengembangkan usaha yang sudah berjalan hampir satu dekade.
“Kami sangat terbantu karena bisa menghadirkan produk baru dan lebih siap bersaing di pasar,” ungkapnya.
Kegiatan pengabdian ini juga melibatkan mahasiswa dari Prodi PGSD, DIII Analis Kesehatan, dan S1 Administrasi Rumah Sakit ULM. Melalui keterlibatan tersebut, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam berinteraksi dengan masyarakat sekaligus menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah.
Didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi ULM dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui inovasi berkelanjutan di sektor UMKM.
“Keterlibatan dosen dan mahasiswa diharapkan semakin memperkuat peran ULM dalam menggerakkan potensi lokal,” tandas Rahmi.

