Panitia UTBK ULM Lakukan Pemeriksaan Peserta Anomali Tanpa Ganggu Kenyamanan Ujian
Banjarmasin – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menerapkan pengawasan ketat terhadap peserta anomali dalam pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2025. Peserta anomali merupakan peserta dengan identitas domisili dan asal sekolah dari luar Kalimantan Selatan, namun memilih lokasi ujian di ULM dan program studi favorit di luar ULM, khususnya di pulau Jawa.
Berdasarkan penuturan Kabiro Akademik & Kemahasiswaan ULM, Hj. Nieke Rezeki Febriantie, SE., MM., data peserta anomali disampaikan oleh panitia pusat sejak awal pelaksanaan UTBK. Untuk mengantisipasi potensi kecurangan, tim Koordinator Pelaksana (Korpel) ULM secara rutin melakukan pemeriksaan menyeluruh sejak hari pertama ujian.
Pemeriksaan dilakukan dengan verifikasi visual menyeluruh, mencocokkan foto pada kartu peserta dengan wajah asli, termasuk memperhatikan detail seperti kacamata, kancing baju, telinga, dan identitas pada dokumen resmi yang dibawa peserta. Bagian belakang kartu peserta serta dokumen identitas lainnya juga diperiksa secara cermat, tanpa mengurangi kenyamanan peserta selama berada di lokasi ujian.
Beberapa dari mereka ada yang sudah kuliah di Banjarmasin, baik di perguruan tinggi swasta maupun bahkan sudah mahasiswa ULM, lalu ikut lagi UTBK tahun ini. Namun tetap kami pastikan verifikasi identitas berjalan ketat,” ungkap Feby.
Langkah ini diambil untuk menjaga integritas pelaksanaan UTBK, mengingat adanya dugaan peserta tertentu memanfaatkan ketidaksesuaian antara domisili dan lokasi ujian sebagai strategi tertentu.
Hingga saat ini, proses UTBK di ULM berlangsung aman, tertib, dan tanpa kendala signifikan, termasuk dalam penanganan peserta anomali. ULM berkomitmen untuk terus melaksanakan UTBK sesuai standar nasional dan menjaga keadilan bagi seluruh peserta secara transparan.

