FGD UPA PKK Rekomendasikan Pengembangan Program Dorong dan Kolaborasi
Banjarmasin – Alumni memiliki peran signifikan dalam pembentukan dan perkembangan Perguruan Tinggi. Sebagai bagian dari komunitas perguruan tinggi, alumni memiliki peran yang tidak bisa diabaikan dalam upaya meningkatkan kualitas dan reputasi lembaga pendidikan tinggi. Dalam rangka memberikan ruang dan wadah dalam pengembangan karir para alumninya, ULM Memiliki Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan (UPA PKK) yang bertugas untuk menjembatani kebutuhan informasi dunia kerja yang diperlukan.
Mengingat krusialnya UPA PKK ULM terhadap keberlangsungan universitas dan para alumninya, Forum Group Discussion (FGD) peningkatan efektivitas program pengembangan karir bagi mahasiswa dan alumni bertemakan kemitraan perseroan terbatas dan dunia industri digelar di Hotel Fugo pada Kamis (13/6/2024).
Dua narasumber dihadirkan oleh UPA PKK dalam FGD ini, yakni Kepala Bidang Kemitraan Strategis Pelaksanaan Kampus Merdeka, Nurhadi MM, HR Department Head PT Adaro, Teguh Kusmanto. Dalam pemaparan materinya, Nurhadi menjelaskan apa tantangan keterserapan alumni di pasar kerja yang perlu diperhatikan agar Perguruan Tinggi bisa lebih mempersiapkan para alumninya untuk siap setelah kelulusan nanti. Beliau juga merekomendasikan berbagai pengembangan program
Dalam FGD ini pula dilakukan pembagian kelompok untuk pengoptimalisasian lulusan diantaranya kelompok yang berhasil mendapatkan pekerjaan. Kelompok ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah lulusan yang bekerja dengan Membentuk tim kerja yang terdiri dari perwakilan dosen, staf administrasi, dan perwakilan mahasiswa untuk mengelola program pengembangan karier dan mengembangkan rencana strategis
Nurhadi dalam pemaparannya juga menjelaskan keterkaitan banyak pihak untuk bisa memaksimalkan keterserapan kerja para alumni.
“Ada 5 aspek yg diukur dan semuanya berkaitan dengan kemitraan dan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri),” ucap beliau.
Maka dari itu, perlunya pengetahuan yang lebih luas yang harus dimiliki terlebih kompetensi apa yang sedang dibutuhkan dunia usaha dan dunia industri. Hal ini juga sudah menjadi rencana dari pemerintah Kota dalam arah kebijakan maupun sektor industri membuat rencana tenaga kerja mikro dan makro.
Kedua yakni kelompok yang melanjutkan studi. Kelompok ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah lulusan yang melanjutkan studi dengan menyediakan anggaran dana untuk beasiswa bagi lulusan yang langsung melanjutkan studi S2.
Ketiga, kelompok yang menjadi wirausahawan. Kelompok ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah lulusan yang menjadi wirausahawan dengan cara meningkatkan kualitas pembelajaran yang sesuai dengan tujuan yakni mengembangkan minat dan bakat wirausaha. Diketahui, hal ini sudah didukung oleh penerapan kurikulum OBE yang sesuai kebutuhan mahasiswa di program studi. Selain itu, Koneksi antara Inkubator Bisnis ULM dengan Inkubator Bisnis dari Dinas Ketenagakerjaan juga menjadi salah satu kunci penting dalam menjejal dunia bisnis lebih luas bagi ULM.

