KKN-PPM Hybrid 2022: Optimalisasi Kreasi Reka Potensi Desa di Era New Normal
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar kegiatan pelepasan mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Hybrid Tahun 2022. Pelepasan simbolis ini dilakukan secara daring dan luring pada hari Senin (4/7/2022) di Auditorium Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) ULM Banjarmasin. Ketua LPPM ULM Prof. Dr. Ir. Danang Biyatmoko, M.Si hadir mewakili Rektor ULM untuk melakukan pelepasan simbolis KKN Hybrid ULM Tahun 2022. Mengambil tema “Optimalisasi Kreasi Reka Potensi Desa di Era New Normal”, KKN multidisidplin ini memiliki 4 (empat) tema program kerja.
“Di antaranya tentang penguatan perekonomian, pemberdayaan masyarakat, pencegahan stunting, dan perilaku hidup sehat,” ucap Ketua Pelaksana KKN Dr. Hj. Rahma Yuliani, S.E., M.Si., Ak. menjelaskan. KKN Hybrid ULM 2022 diikuti sebanyak 4 fakultas dengan total gabungan mahasiswa sebanyak 946 orang. Peserta KKN kemudian dibagi ke dalam 48 kelompok yang ditempatkan di berbagai daerah meliputi wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar.
Dalam sambutannya, Ketua LPPM menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia serta memberikan motivasi kepada peserta mahasiswa. Prof. Danang juga menyampaikan tema yang diambil didasari kondisi saat ini di mana sedang terjadi masa transisi dari pandemi ke endemi Covid-19. “Dalam era new normal ini kita harus mampu melakukan transformasi, perubahan, dan kemampuan untuk menyikapi hal-hal yang harus diketengahi,” ucap Prof. Danang.
Mahasiswa peserta KKN Hybrid juga dihimbau untuk mematuhi anjuran protokol kesehatan yang berlaku di lokasi KKN masing-masing. Tahun ini, peserta KKN Hybrid ULM multidisiplin diikuti oleh Fakultas MIPA, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Fakultas Pertanian, dan Fakultas Kedokteran dari program studi Psikologi. Ketua LPPM ULM berharap pelaksanaan KKN Hybrid multidisiplin ini dapat memberikan hasil yang lebih komprehensif dalam pemecahan masalah dan pemberian solusi sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. Prof. Danang berharap ke depannya akan lebih banyak fakultas dan program studi yang bergabung dalam KKN multidisiplin ini.

