UNLAM CETAK SEJARAH 5 ORANG DOKTER GIGI LULUS CUMLAUDE
Fakultas Kedokteran Unlam, Rabu (17/06/15,) melaksanakan Pengambilan Sumpah Dokter Gigi Baru. Upacara pengambilan sumpah ini terasa sangat istimewa dan memberikan warna baru dalam perkembangan Unlam sebagai “Universitas Lakas Maju”. Pertama, prosesi ini merupakan pengambilan sumpah dokter gigi perdana yang digelar di Fakultas Kedokteran Unlam, yang juga merupakan satu-satunya universitas di Kalimantan yang memiliki program studi kedokteran gigi. Kedua, dalam beberapa bulan ke depan, Program Studi Kedokteran Gigi Unlam akan naik status menjadi Fakultas Kedokteran Gigi. Itu artinya, secara keseluruhan Unlam akan memiliki 11 Fakultas yang terdapat di wilayah Banjarmasin dan Banjarbaru. Ketiga, dokter gigi yang telah diambil sumpahnya hari ini semuanya langsung ditarik oleh berbagai institusi yang memerlukan kompetensi mereka. Ada yang ditempatkan di beberapa Rumah Sakit Umum Daerah/Puskesmas dan sebagian lagi disiapkan untuk menjadi staf pengajar/dosen di Fakultas Kedokteran Unlam. Dengan kata lain, Program Studi Kedokteran Gigi Unlam telah berhasil mengantarkan seluruh alumninya memasuki dunia karir mereka masing-masing.
Dokter Gigi yang diambil sumpahnya pada hari ini berjumlah 11 orang, yakni : Sella Puteri Ariza dengan IPK 3.42, Sulaima Athalmi Ariza 3.42, Mohammad Zulkhaidir Zailani dengan IPK 3.33, Risqan Maulana dengan IPK 3.42, Muhammad Iqbal Baihaqi dengan IPK 3.42, M. Rusdhari Rachman dengan IPK 3.42. Dokter gigi yang dinyatakan lulus dengan Cummlaude ialah Yuni Mahariani dengan IPK 3.58, Norlaila Sarifah dengan IPK 3.58, Tri Nurrahman dengan IPK 3.58, Lina Lestia dengan IPK 3.58, Agnesthesia Ruth Stevhany dengan IPK 3.58.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Dr. dr. H. Ruslan Muhyi, Sp. A(K)., dalam sambutannya mengatakan, Pengucapan Sumpah Dokter Gigi merupakan kewajiban bagi setiap Dokter Gigi sebelum melaksanakan tugas profesinya. Sumpah ini harus dihayati dan diaplikasikan setiap saat dalam menjalankan profesinya, bahkan dalam kehidupan sehari – hari saat berhubungan dengan pasien, kolega maupun masyarakat luas.
Selain dihadiri Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M. Sc acara ini juga disaksikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Drs. H. Rudy Arifin, MM dan Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unlam H. Pangeran (Gt) Rusdi Effendi AR, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman drg. Sapta Rianta H, Sp.Ort, Direktur RSUD Ulin dr Suciati. Rektor Unlam mencatat pengambilan sumpah dokter gigi ini merupakan peristiwa bersejarah bagi Unlam. Ini merupakan tonggak capaian (milestone) yang penting karena cita-cita untuk menghasilkan dokter gigi alumni Unlam telah tercapai. Rektor mengharapkan agar Dokter Gigi baru mampu mengabdikan dan mendharma-baktikan ilmu yang telah di miliki untuk membantu meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat di daerah Kalimantan Selatan. Sebab secara geografis, Kalimantan Selatan memiliki wilayah tanah gambut yang cukup luas dan dikenal memiliki kadar kesamaan (PH) air yang cukup tinggi, yang dapat mempercepat timbulnya gigi berlubang.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan mengharapkan agar dalam beberapa tahun ke depan tidak ada lagi anak-anak di Kalimantan Selatan yang giginya “rapai” (ompong). Harapan Gubernur cukup beralasan, sebab beliau menginginkan agar tidak ada lagi pemuda Kalimantan Selatan yang terkendala untuk menjadi tentara dan pilot akibat bermasalah dengan giginya. (Humas Unlam)


