Workshop Mengenal Manfaat dan Resiko Pinjol Dalam Konsepsi Keuangan Syariah
- Posted by Humas ULM
- Categories Berita Lainnya
- Date 15 April 2023
Banjarmasin, Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM)Â Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, S.E., M.Si menghadiri workshop Edukasi Keuangan Syariah yang bertempat di Lecture Theatre Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM pada Jumat (14/04/2023). Acara ini dihadiri oleh Kepala OJK Regional Kalimantan, Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah, Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah Provinsi Kalsel, Ketua Dewan Pakar Ekonomi Syariah, Pengurus Ekonomi Syariah Kalimantan Selatan, dan serta Dosen Poliban dan FEB ULM.
Maraknya pinjaman online illegal di tengah masyarakat tentu menjadi polemik yang patut dicermati. Dibalik kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan, tak sedikti orang yang memanfaatkan pinjaman online ini dengan tidak bijak. Padahal jika dibandingkan dengan pinjaman konvensional, pinjaman online memiliki tingkat suku bunga yang cenderung tinggi dan tenor cicilan yang ringkas. Terlebih sejak Pandemi Covid-19 meluas dan membuat perekonomian masyarakat menjadi sangat rentan dengan godaan pinjaman online.
Rektor mengapresiasi pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah Kalimantan Selatan yang berkenan untuk melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan bagaimana memasyaratkan ekonomi syariah di tanah air ini. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat memberikan edukasi berkaitan dengan keuangan syariah agar mahasiswa dan masyarakat luas lebih mengenal manfaat dan risiko pinjaman online dalam konsepsi keuangan Syariah sehingga bisa  lebih bijak dalam berhutang
Jika dilihat dari sudut pandang ekonomi potensi yang dimiliki bangsa Indonesia dibidang ekonomi syariah cukup besar. Meskipun dengan potensi itu belum dimanfaatkan dengan maksimal dalam mendorong perekonomian bangsa. Jika dilihat dari komposisi kepemilikan asset Perbankan Syariah dibanding dengan Perbankan Konvensional lainnya masih sangat jauh. Oleh karena itu, ini merupakan salah satu pekerjaan rumah bagi praktisi ekonomi syariah untuk bisa meningkatkan partisipasi masyarakat kedepannya.



Next post

