Program PASS 2022 “Ponpes Mandiri, Ustadz Berdaya, Santri Sejahtera” Berjalan Sukses
Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama PT Adaro Indonesia menggelar acara Penutupan Tahap ke-2 Program Adaro Santri Sejahtera (PASS) pada Sabtu (17/12/2022). Acara ini digelar di Lecture Theater Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM Banjarmasin. PASS merupakan program kerjasama antara ULM dan PT Adaro dengan skema Kedaireka – Matching Fund Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Program ini telah dilakukan selama 2 tahun di mana ULM bersama PT Adaro melakukan berbagai kegiatan pendidikan dan pengembangan pondok pesantren di bidang wirausaha.
Ketua Program Matching Fund Prof. Dr. Ir. H. Yudi Firmanul Arifin, M.Sc menyampaikan pada kegiatan Matching Fund PASS, ULM melibatkan 170 mahasiswa dan 22 dosen pada tahun 2021. Sementara pada tahap kedua di tahun 2022, ULM melibatkan 200 mahasiswa dan 38 dosen. Dalam laporan beliau, program PASS dilanjutkan kepada tahap 2 karena pelaksanaan pada tahap 1 target indikator kinerja tercapai dengan sukses.
“Tahun 2021 dengan konsep edu-agro-eko-teknologi, kita tekankan pada proses untuk menghasilkan produk pertanian, prototype hasil pertanian hingga bagaimana pemasarannya. Pada tahun 2022 kita tingkatkan capaian kepada program pasca panen dan peningkatan produksi,” jelas Prof. Yudi.
Program Adaro Santri Sejahtera (PASS) memiliki tagline “Ponpes Mandiri, Ustadz Berdaya, Santri Sejahtera” sesuai dengan tujuan bersama dari ULM dan Adaro di mana melalui adanya program ini diharapkan santri nantinya tidak hanya menguasai ilmu agaman, namun juga mampu mandiri dan berwirausaha. Dengan berbagai ilmu dan bekal yang dimiliki santri melalui program PASS juga diharapkan para santri nantinya dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kehidupan mereka serta masyarakat di sekitar pesantren.
Rektor ULM Prof. Dr. Ahmad, S.E., M.Si dalam acara ini juga berkesempatan hadir serta memberikan sambutan. Beliau menyampaikan rasa terimakasih kepada pihak Adaro dan ULM yang terlibat dalam pelaksanaan program PASS.
“Harapan kita bersama dalah memajukan pondok pesantren dalam rangka membangun kehidupan bangsa dan sumber daya manusia Indonesia untuk melaksanakan dan mengisi program pembangunan di masa yang akan datang,” tutur Rektor.
Melalui program PASS Matching Fund menjadi wujud upaya ULM dan PT Adaro untuk membangun dan mengembangkan pondok pesantren berdaya di Kalsel. Rektor menyebutkan program ini merupakan program yang sangat strategis dalam rangka memberdayakan pesantren di Kalsel.
“Diharapkan program bersifat sustainable, terus-menerus digelorakan, dilanjutkan pengelolaan wirausahanya. Semoga nanti tidak hanya sektor pertanian, perikanan, peternakan, akan tetapi sektor-sektor lainnya juga,” tutur beliau.
Kepada mahasiswa beliau menyampaikan dengan mengikuti program ini mahasiswa akan mendapatkan pengalaman yang akan mengubah cara berpikir dan bertindak untuk menjadi wirausahawan. Wirausaha merupakan tempat lahir berbagai inovasi, di mana solusi dari permasalahan bangsa didesain sedemikian rupa.
“Tanpa dunia usaha tidak akan terbuka lapangan kerja, tanpa dunia usaha kita tidak mungkin menaikkan income perkapita, tanpa dunia usaha tidak mungkin kita bisa menurunkan angka pengangguran,” tutup beliau.








Previous post

