RAPAT SENAT TERBUKA DIES NATALIS KE-60
Rangkaian Kegiatan
Dies Natalis ULM ke-60 ULM ditutup dengan pelaksanaan Rapat Senat Terbuka di Gedung Serbaguna ULM (24/09/2018). Hadir dalam acara ini Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan Sekda Prov. Kalsel Siswansyah, SH., MH, Guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Prof..Ir. Johannes Hutabarat, MSc.PhD, Ketua IKA H. G (P) Rusdi Effendi AR, para mantan Rektor, tokoh-tokoh pendiri ULM, tenaga pendidik dan kependidikan serta undangan yang lainnya. Rapat Senat dibuka oleh Ketua Senat Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, MS, dan dilanjutkan dengan pembacaan sejarah Universitas Lambung Mangkurat oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Achmad Alim Bachri, SE., M.Si.
Dalam pidatonya, Rektor menyampaikan pada usia ke 60 ini, sudah saatnya menengok kembali visi ULM sebagaimana telah ditetapkan oleh para pendahulu kita yang menginginkan ULM menjadi universitas terkemuka dan berdaya saing di bidang lingkungan lahan basah. Keunggulan di bidang lingkungan lahan basah sangat tepat karena wilayah Kalimantan Selatan yang sebagian besar merupakan dataran rendah yang tergenang pada musim hujan karena luapan air sungai. Potensi keunggulan wilayah lahan basah ini menjadi kewajiban ULM untuk menggali dan mengembangkannya. ULM harus berada pada garda terdepan dalam melestarikan dan mengembangkan lingkungan lahan basah. Rektor menambahkan saat ini ULM sedang bekerja keras untuk menaikkan peringkat Akreditasi ULM dari B menjadi A, setelah tahun 2016 yang lalu hanya mampu menaikkan skor AIPT menjadi 338 atau kurang 23 poin untuk menjadi A. sehingga kekurangan 23 poin bisa tertutupi dengan perbaikan kinerja yang telah dilakukan setahun terakhir di mana ada tambahan 19 prodi yang telah terakreditasi A, sistem tata pamong yang semakin kredibel, transparan, akuntabel dan bertanggung jawab, serta kepemimpinan operasional, organisasi dan publik yang semakin baik. Diakhir pidato Rektor berharap momentum kemajuan ULM ini terus bergerak memberikan daya dorong yang lebih kuat sehingga kita dapat melakukan lompatan ke depan, serta berharap tidak ada yang merasa lebih berjasa daripada orang lain dalam memajukan ULM karena ULM yang terkemuka dan berdaya saing adalah cita-cita bersama.
Dalam acara ini juga diserahkan berbagai macam penghargaan yakni penghargaan G. Kosasie Prize kepada mahasiswa terbaik lulusan tahun akademik semester Ganjil dan Genap 2017/2018 berupa uang tunai sebesar Rp. 15.000.000,-, Beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kepada sebanyak 20 orang mahasiswa, penghargaan kepada 30 orang Dosen yang telah menyelesaikan Program Doktor (S3), penghargaan kepada penulis jurnal internasional, penulis buku, pengelola JTAM terbaik, pengelola jurnal dosen penghargaan kepada pemegang hak kekayaan intelektual,  penghargaan dari BTN dan BNI kepada 41 orang PNS di lingkungan ULM yang memiliki masa kerja selama 30 tahun, serta penghargaan  kepada 19 Program Studi yang sudah Terakreditasi A. (Humas ULM)

