NARKOBA MENGANCAM DUNIA PENDIDIKAN
Peredaran dan pengguna Narkoba di Kalimantan Selatan terus meningkat. Hal ini terbukti dengan banyaknya pengguna narkoba baik dari berbagai kalangan. Institusi Pendidikan juga tidak terlepas dari peredaran narkoba di Kalimantan Selatan. Menanggapi hal tersebut Badan narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan workshop bagi penggiat anti narkoba di lingkungan institusi pendidikan pada Senin, (31/10). Acara yang berlangsung di Aula Saraba Sanggam Kantor Gubernur Kalsel ini mengundang berbagai macam praktisi dan mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta seperti, Universitas Lambung Mangkurat, IAIN Antasari, Politeknik Negeri Banjarmasin, Uniska, dsb. Dari hasil sampel yang dilakukan oleh BNN di berbagai wilayah di KalSel ada lebih dari 50% yang pernah menggunakan narkoba . Rektor ULM yang juga terpilih sebagai Ketua Aliansi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba Kalsel Prof. Dr. H. Sutarto Hadi M.Si., M.Sc., sangat prihatin dengan kondisi dimana narkoba sudah masuk kedunia pendidikan. Kita sudah seperti perang melawan narkoba dengan menggunakan cara yang baik dan efektif untuk mengatasi persoalan ini. Karena sangat berbahaya ketika orang orang yang mempunyai intelektual tinggi ini kecanduan narkoba. Tidak hanya itu, bisnis narkoba juga menjadi faktor penting yang membuat orang memanfaatkanya.  Peredaran narkoba di dunia pendidikan tidak bisa ditangani hanya dengan satu instansi tapi semua kalangan. Sosialisasi ini diharapkan mampu membersihkan dunia pendidikan dari narkoba dan para peserta juga diharapkan bisa melanjutkan sosialisasi ini kepada teman teman di institusi pendidikan dan selanjutnya akan membantu pencegahan dilingkungan masyarakat. (Humas ULM)

