SOSIALISASI DAN KONSERVASI IKAN UNTUK GENERASI YANG AKAN DATANG
Kementerian Kelautan dan Perikanan mempunyai tiga pilar dalam menopang program programnya yaitu : kedaulatan, kesejahteraan, dan keberlanjutan. Maka dari itu Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut Pontianak bekerjasama dengan Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Lambung Mangkurat mengadakan Sosialisasi Konservasi Jenis Ikan yang Dilindungi dan Terancam Punah, pada (18/10). Acara yang bertempat di Aula fakultas Perikanan dan Kelautan ini dihadiri oleh narasumber,  KTU SPSPL Pontianak Drs. Muchyar, Kepala Satker BPSPL Wilayah Kalimantan Selatan Andrian Saputra, S.StPi, dan Dekan FPK ULM Ir. H. Pahmi Ansyari, M.S serta dihadiri oleh dosen, mahasiswa, staf Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel dan Staf Seknas Mitra Bahari Jakarta.
Sosialisasi ini bermaksud untuk melaksanakan pilar ke 3 dari program KKP yaitu konservasi ikan yang dilindungi dan terancam punah. Menurut data hasil pengkajian BPSPL Pontianak yang bekerjasama dengan FPK ULM jenis ikan dan biota laut yang dilindungi dan terancam punah di perairan Kalimantan Selatan meliputi penyu Laut, dugong, ikan napoleon, kerang hias, bambu laut, kerang kima dan kerang lola. Sedangkan untuk ikan dan biota air tawar meliputi arwana dan labi labi. Dekan FPK ULM Ir.H. Pahmi Ansyari, M.S dalam wawancara menyampaikan perlu perhatian ekstra untuk jenis ikan air tawar di perairan umum Kalsel seperti ikan kihung, ikan mihau, kerandang yang termasuk dalam famili ikan gabus, ikan patung, ikan tapah, dan ikan lainnya. Salah satu penyebab terjadinya kelangkaan disebabkan oleh pencemaran dari pertambangan yang tidak ramah lingkungan dan aktivitas manusia seperti penebangan hutan dan menyebabkan sendimentasi yang merusak sarang dan telur telur ikan.
ULM sendiri terus membantu pemerintah dengan tenaga ahli dalam melakukan konservasi. Sosialisasi ini diharapkan menjadi momentum bagi semua pihak untuk bersinergi memahami arti pentingnya konservasi untuk menjaga jenis jenis ikan yang dilindungi dan juga program konservasi ini mendapatkan hasil, sehingga keberlanjutan sebuah species dapat dirasakan sampai kepada anak cucu kita dan akan membawa kesejahteraan dimasa yang akan datang. (Humas ULM)

