PENGELOLAAN HUTAN BERBASIS KPH
Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat bekerjasama dengan Komunitas Hutan Indonesia (Komhindo) dan pemerintah daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan menyelenggarakan acara Seminar Nasional ke-2 Komunitas Manajemen Hutan Indonesia. Seminar Nasional ini merupakan pertemuan ilmiah tahunan yang rutin diselenggarakan oleh Komhindo secara bergiliran pada tiap perguruan tinggi di Indonesia . Acara dilaksanakan selama 2 hari meliputi kegiatan seminar yang dilaksanakan pada tanggal 08 Oktober 2016 di Hotel Rodhita Banjarbaru dan kegiatan field trip pada tanggal 09 Oktober 2016 bertempat di obyek wisata alam Loksado dan KPHL Model Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan.
Seminar Nasional II Komhindo ini mengangkat tema “Pengelolaan Hutan Berbasis KPH Untuk Keberlanjutan Produksi, Ekologi Dan Sosial Ekonomi Budaya Masyarakat” dengan tujuan mempublikasikan hasil-hasil penelitian ilmiah yang berkaitan dengan hutan dan keberlanjutan produknya dalam rangka pengelolaan hutan berbasis KPH dan membangun networking serta meningkatkan kerjasama antara para ilmuan, akademisi, peneliti, penyuluh, praktisi dan birokrat untuk bersama-sama membumikan KPH agar konsep KPH dapat menjaga keberlanjutan produksi hutan, ekologi hutan, dan sosial ekonomi budaya masyarakat sekitar hutan.
Acara dihadiri oleh Wakil Rektor I ULM Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri, M.Si, Dekan Fakultas Kehutanan Ir. H. Sunardi, MS, Prof. Dr. Ir. H. Gusti Muhammad Hatta, MS mantan Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Riset dan Teknologi era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Wakil Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan H. Ardiansyah, S.Hut. Pembicara dalam acara ini Prof. Dr. Ir. Didik Suhardjito, M.S Guru Besar Fakultas Kehutanan IPB dan Ketua Rumah Akademisi Kehutanan Indonesia (RAKI), Prof. Ir. Udiansyah, M.Si., Ph.D Guru Besar Fakultas kehutanan ULM dan Aji Sukmono, S.Hut., MP Kepala KKPH Yogyakarta.
Wakil Rektor I berharap kegiatan yg rutin dilaksanakan oleh Fakultas Kehutanan ini mampu memberikan dampak positif terhadap atmosfir akademik di ULM dan Fakultas Kehutanan pada khususnya. Beliau juga menyampaikan seminar ini merupakan bentuk kepedulian ULM dalam rangka pelestarian dan pengelolaan hutan yg ada di Kalimantan dan bahkan sistem pengelolaan di Indonesia. Karena konsep yang akan dibicarakan diseminar ini mengenai konsep-konsep pengelolaan hutan yang produktif berbasis ekologi dan ekonomis, sehingga diharapkan bisa berkontribusi secara nyata dalam memberikan masukan kepada penentu kebijakan dalam menentukan kebijakan pengelolaan yang ada di hutan Indonesia karena itulah peran dan fungsi perguruan tinggi yang sesungguhnya. (HumasULM/Hafizi)

