Seminar Internasional Pasca Tambang, Penanaman Pohon dan Pelatihan Reklamasi Lahan Pasca Tambang
Pada tanggal 15-16 September 2015, Unlam kembali melaksanakan seminar internasional di Hotel Rodhita Banjarbaru dengan tema: Rehabilitation forest of post mining areas: Mitigating ecological and socio-economic impacts of mining. Menurut Ketua Panitia Pelaksana Prof. Dr. Yudi Firmanul Arifin, M.Sc bahwa kegiatan ini terlaksana atas kerjasama antara Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Unlam, Konsorsium Riset Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, dan PT. Jorong Baratama Greston (PT.JBG) serta didukung oleh beberapa sponsor meliputi: PT. Indocement Tunggal Prakarsa, PT. Adaro Indonesia, PT. Tunas Inti Abadi, PT. Wahana Baratama Mining, PT. Bank BNI 46, dan PT. Bank Mandiri Indonesia.
Seminar internasional rehabilitas hutan pasca tambang ini merupakan seminar internasional pertama yang bertujuan untuk memberikan pemikiran, pengalaman, dan hasil riset bagaimana melakukan rehabilitasi hutan pada areal pasca tambang khususnya tambang batubara yang telah dilakukan di berbagai negara. Nantinya dapat diterapkan di Indonesia umumnya dan Provinsi Kalimantan Selatan khususnya. Adapun yang bertindak sebagai keynote speaker adalah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam hal ini diwakili oleh Dirjen Pengendalian DAS dan Hutan Lindung Bapak Dr. Hilman Nugroho, Mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Ristek Bapak Prof. Dr. Ir. H. Gt. Muhammad Hattan, M.S. Adapun Invited speaker dalam seminar ini adalah Prof. Dr. Tim Robert dari Newcastle University Australia, Prof. Dr. Peter Van der Meer dari Larensten University Belanda, Dr. Yadi Setiadi dari IPB Bogor, Didik dari PT. Adaro Indonesia dan Prof. Dr. Yudi Firmanul Arifin, M.Sc dari Konsorsium Riset Pengeloaan Hutan Berkelanjutan.
Acara ini dihadiri oleh 54 partisipan yang terdiri dari  Australia, Belanda, Amerika Serikat dan berbagai partisipan dari Indonesia yang merupakan perwakilan dari Sumatra, Jawa, Sulawesi dan Kalimantan. Kegiatan seminar internasional ini diikuti pula dengan penanaman pohon di sekitar Unlam dengan melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BP DAS Barito Banjarbaru, Kepala-kepala Dinas Kehutanan, para Rektor Universitas Negeri dan Swasta di Kalimantan Selatan, serta mahasiswa dari Unlam dan perguruan tinggi negeri dan swasta lainnya. Kegiatan ini sebagai upaya mewujudkan MOU yang telah ditandatangani oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Universitas Lambung Mangkurat serta berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Kalimantan Selatan. MOU ini diharapkan dapat membudayakan cinta lingkungan hijau dengan melakukan penanaman bagi areal sekitar kampus atau areal terbuka lainnya di hutan pendidikan.
Rangkaian kegiatan yang merupakan lanjutan dari seminar internasional dan penanaman pohon di sekitar kampus adalah melakukan pelatihan reklamasi lahan pasca tambang batubara yang dilaksanakan di Hotel Roditha Banjarbaru pada tanggal 17-20 September 2015, dengan praktek lapangan di areal tambang PT. JBG Jorong. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta berbagai provinsi di Indonesia, dengan berbagai latar belakang profesi, yaitu akademisi, praktisi tambang, kehutanan, pemerintah daerah, dan pembina masyarakat sekitar tambang. Pelatihan ini didukung oleh ELTI (Environmental Leadership & Training Initiative) dari Yield University USA, PT. JBG dan Konsorsium Riset Pengelolaan Hutan Berkelanjutan.


