LOKAKARYA DAN PELEPASAN KKN-PPM KEC.PENGARON KAB. BANJAR
Pengaron adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Banjar, Kalsel. Kecamatan Pengaron terdiri dari 12 desa, yaitu : Alimukmin, Antaraku, Ati’im, Benteng, Kertak Empat, Lobang Baru, Lok Tunggul, Lumpangi, Mangkauk, Maniapun, Panyiuran dan Pengaron. Kecamatan pengaron secara geografis berbatasan dengan kecamatan Sambung Makmur di sebelah utara, sebelah timur dengan kecamatan Sungai Pinang, sebelah selatan dengan kecamatan Karang Intan dan sebelah Barat dengan kecamatan Simpang Empat.
Menurut data Kecamatan Pengaron dalam angka tahun 2012, luas tanah tegal/kebun di kecamatan pengaron adalah 1.791 Ha dan lahan perkebunan adalah 2.277Ha yang didominasi perkebunan karet dengan hasil 8.084 kwintal, kopi 1.791 kwital, kelapa sawit 731 kwintal, kelapa 480 kwital, lada 230 kwital dan lada 240 kwital. Selain itu kecamatan Pengaron ini juga merupakan pusat penghasil tanaman biofarmaka. Menurut data luas tanaman biofarmaka di kecamatan Pengaron tahun 2012, jumlah produksi tanaman jahe adalah 19 ton, lengkuas 10 ton, kencur 32,5 ton, kunyit 89 ton, temulawak 66,75 ton dan temukunci 6,225 ton. Harga jahe saat ini adalah Rp. 18.000,- perkg, kencur Rp. 15.000,- perkg, temulawak dan kunyit Rp 3.000 perkg.
Dalam kegiatan loka karya dan pelepasan KKN-PPM ini dihadiri oleh Umi Baroroh LU,S.Si.,M.Si selaku Ketua Panitia KKN-PPM 2015, Drs. Taufiq Rohman, M.Si Camat Pengaron, dosen pendamping lapangan (DPL), mahasiswa peserta KKN-PPM dan warga kecamatan Pengaron.
Kegiatan KKN-PPM yang dilaksanakan tahun 2015 ini berupa pengolahan jamu instan di desa Kertak Empat, pembuatan simplesia di desa Lobang Baru, dan pembuatan jamu gendong kemasan di desa Lok Tunggul yang disambut baik oleh warga desa dengan antusiasnya warga dalam berpartisipasi pada kegiatan mulai dari sosialisasi sampai dengan pelaksanaan kegiatan. Pengolahan pasca panen tanaman biofarma ini berfungsi memberikan nilai tambah pada hasil budidaya tanaman. (Humas Unlam / UB)

