PERAN PERGURUAN TINGGI DI ERA DISRUPTIF
Memperingati hari Pendidikan Nasional, ULM selenggarakan upacara yang dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Si., M.Sc. Acara juga dihadiri oleh Wakil – Wakil Rektor, Dekan, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, serta mahasiswa ULM. Upacara tahun ini mengambil tema Membumikan Pendidikan Tinggi, Meninggikan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia. Dalam sambutan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi yang dibacakan oleh Rektor, tanggal 2 Mei merupakan hari yang sangat penting, penuh dengan makna, inspirasi, dan motivasi dalam memajukan peradaban nasional kita melalui pengembangan sumber daya manusia. Di dalam pengembangan sumber daya manusia itu sendiri, pendidikan, terlebih pendidikan tinggi, memegang peranan kunci. Dengan tidak melupakan jenis pendidikan non-formal dan informal, peranan pendidikan tinggi sebagai terminal akhir dalam jenjang pendidikan formal sejak sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas, amatlah strategis 3 dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menghadapi revolusi industri 4.0, Kemenristekdikti menggagas beberapa kebijakan untuk menjawab kebutuhan di era ini. Salah satu kebijakan yang akan segera diimplementasikan adalah Program Pendidikan Jarak Jauh atau PJJ, di mana dalam waktu dekat Kemenristekdikti akan mengeluarkan Permenristekdikti untuk mendukung pelaksanaan program ini. Adapun salah satu implementasi dari kebijakan mengenai PJJ nantinya adalah pembangunan universitas siber (Cyber University) yang dipersiapkan untuk pembelajaran daring. Ke depan pengembangan PJJ diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat dalam menempuh jenjang pendidikan tinggi berkualitas secara signifikan.
Jika semua PTN dan PTS memenuhi standar SNDikti, perguruan tinggi akan mampu menghasilkan lulusan yang bukan hanya menjadi pendukung (supporter) bagi suatu perubahan, melainkan juga sebagai motor penggerak (driver) untuk memfasilitasi perubahan masyarakat. Lebih dari itu, jika memungkinkan pendidikan tinggi perlu memainkan perannya sebagai pemungkin (enabler) bagi perubahan dan inovasi-inovasi sosial, sebagaimana dituntun dan dituntut dalam era disruptif ini. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut, mari kita bergandengan tangan demi kejayaan Tanah Air dalam semangat Hari Pendidikan Nasional. (Humas ULM)

