{"id":39154,"date":"2026-07-25T11:04:01","date_gmt":"2026-07-25T03:04:01","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/?p=39154"},"modified":"2026-08-12T11:33:28","modified_gmt":"2026-08-12T03:33:28","slug":"dari-daun-kering-hingga-kotoran-sapi-kknt-lh-ulm-tanamkan-budaya-pengolahan-kompos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/2026\/07\/25\/dari-daun-kering-hingga-kotoran-sapi-kknt-lh-ulm-tanamkan-budaya-pengolahan-kompos\/","title":{"rendered":"Dari Daun Kering hingga Kotoran Sapi, KKNT-LH ULM Tanamkan Budaya Pengolahan Kompos"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Tanah Bumbu, Daun kering, tandan kosong kelapa sawit, kotoran sapi hingga abu pembakaran dimanfaatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Lingkungan Hidup (KKNT-LH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk memperagakan pembuatan pupuk organik padat di Desa Batulicin Irigasi. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026 tersebut berlangsung di rumah kompos desa setempat dan diikuti oleh warga yang antusias menyaksikan prosesnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKNT-LH Kelompok 7 menyampaikan materi sekaligus mendemonstrasikan tahapan pengolahan pupuk kompos. Atania Nikita Tarigan menjelaskan bahwa bahan utama terdiri dari daun kering, tandan kosong kelapa sawit, kotoran sapi, abu pembakaran, serta arang bubuk yang telah difermentasi menggunakan pupuk organik cair (POC).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos-3.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" class=\"size-medium wp-image-39156 alignright\" src=\"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos-3-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos-3-300x200.jpg 300w, https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos-3.jpg 700w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Menurut Atania, penggunaan arang bubuk yang difermentasi menjadi bagian penting untuk mempercepat proses pematangan kompos. \u201cArang bubuk yang sudah direndam dengan POC membantu mempercepat proses fermentasi sehingga kompos lebih cepat matang,\u201d ujarnya. Ia menambahkan, bahan-bahan tersebut mudah ditemukan di sekitar desa, mengingat adanya peternakan sapi dan kebun kelapa sawit yang menghasilkan limbah organik melimpah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Proses pembuatan dilakukan dengan metode berlapis, dimulai dari bahan cokelat (daun kering dan tandan kosong sawit), kemudian kotoran sapi, abu pembakaran daun, hingga arang bubuk yang telah difermentasi. Campuran tersebut diaduk merata sambil ditambahkan air secukupnya. Untuk memastikan kadar air tepat, mahasiswa menunjukkan cara sederhana dengan menggenggam campuran: apabila tidak meneteskan air, maka kelembapan dianggap sesuai.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kompos yang telah dicampur ditutup rapat selama satu minggu untuk mempercepat fermentasi, kemudian dibuka dan dibalik secara berkala. Proses pematangan berlangsung sekitar satu bulan dengan tanda kompos matang berupa warna lebih gelap menyerupai tanah humus dan tidak lagi menimbulkan panas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos.jpg\"><img class=\"size-medium wp-image-39158 alignleft\" src=\"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos-300x200.jpg 300w, https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos.jpg 700w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Sejumlah warga turut aktif bertanya mengenai teknik pengolahan, khususnya terkait penggunaan arang bubuk yang difermentasi. Mahasiswa menjelaskan bahwa perlakuan tersebut menjadi inovasi sederhana untuk meningkatkan kualitas kompos. Rumah kompos yang baru dibangun pun mulai dimanfaatkan sebagai sarana praktik, sehingga masyarakat dapat melihat langsung pemanfaatan bahan organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi kebutuhan rumah tangga maupun pertanian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anggota KKNT-LH Kelompok 7 Desa Batulicin Irigasi terdiri atas Muhammad Ramadhani, Atania Nikita Tarigan, dan Rizka Amalia dari Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan; Nabella Melani dan Nathania Adzra\u2019 Rusnita dari Program Studi Akuakultur; Muhammad Arjun Wirawan dan Aisya Salsabella dari Program Studi Ilmu Kelautan; Reza Anindya Arifin dari Program Studi Teknologi Hasil Perikanan; Herny Noor Aziziah dan Muhammad Fahrizal Hasbi dari Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan; Abdi Cahaya Girsang, Nika Maria Dani, dan Firmando Tinambunan dari Program Studi Kehutanan; Muhammad Fakhriza Hakim dari Program Studi Statistik; serta Fitria dari Program Studi Biologi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos-4.jpg\"><img class=\"aligncenter size-full wp-image-39155\" src=\"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos-4.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\" srcset=\"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos-4.jpg 700w, https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-content\/uploads\/2026\/08\/Dari-Daun-Kering-hingga-Kotoran-Sapi-KKNT-LH-ULM-Tanamkan-Budaya-Pengolahan-Kompos-4-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanah Bumbu, Daun kering, tandan kosong kelapa sawit, kotoran sapi hingga abu pembakaran dimanfaatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Lingkungan Hidup (KKNT-LH) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk memperagakan pembuatan pupuk organik padat di Desa Batulicin Irigasi. Kegiatan yang dilaksanakan pada &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":39157,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_total_topic_count_hidden":0,"_bbp_total_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[23,399],"tags":[401,403],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39154"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=39154"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39154\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":39159,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/39154\/revisions\/39159"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/39157"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=39154"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=39154"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=39154"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}