{"id":34134,"date":"2025-10-21T10:59:31","date_gmt":"2025-10-21T02:59:31","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/?p=34134"},"modified":"2025-11-03T11:02:28","modified_gmt":"2025-11-03T03:02:28","slug":"mahasiswa-ulm-temukan-inovasi-sederhana-untuk-turunkan-depresi-pada-pengidap-autoimun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/2025\/10\/21\/mahasiswa-ulm-temukan-inovasi-sederhana-untuk-turunkan-depresi-pada-pengidap-autoimun\/","title":{"rendered":"Mahasiswa ULM Temukan Inovasi Sederhana untuk Turunkan Depresi pada Pengidap Autoimun"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Banjarbaru \u2013 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan kiprahnya dalam riset yang berdampak langsung bagi masyarakat. Tim mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran ULM berhasil menemukan metode sederhana dan efektif untuk menurunkan tingkat depresi serta meningkatkan suasana hati pada pengidap autoimun melalui pendekatan meditasi berjalan penuh kesadaran (<em>mindful walking meditation<\/em>).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Raya Banua, Minggu (19\/10\/2025), dengan melibatkan peserta penyandang autoimun yang mengikuti dua jenis intervensi berbeda, berjalan langsung di alam terbuka dan menonton video pemandangan alam secara virtual.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua tim peneliti, Ibaldy Ryandu Fadhillah, menjelaskan bahwa ide riset ini berangkat dari kepedulian terhadap kondisi psikologis pengidap autoimun yang rentan mengalami stres kronis, depresi, dan kecemasan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cStres yang tidak terkelola dapat memperburuk kondisi fisik dan memicu kekambuhan. Karena itu, kami ingin mencari cara sederhana yang bisa membantu mereka menjaga keseimbangan mental,\u201d ujar Ibaldy.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terinspirasi dari konsep Shinrin-yoku atau <em>mandi hutan<\/em> asal Jepang, tim ULM menambahkan unsur mindfulness dalam praktik berjalan santai di alam untuk memaksimalkan efek psikologisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik berjalan langsung di alam maupun menonton video alam secara virtual terbukti menurunkan depresi dan memperbaiki suasana hati secara signifikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Efek positif serupa juga muncul pada peserta yang hanya menonton video alam dalam waktu singkat. Hal ini membuka peluang bagi pengembangan intervensi kesehatan mental yang mudah, murah, dan dapat diakses oleh lebih banyak orang, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penelitian bertajuk <em>\u201cMindful Walking Meditation: Perbandingan Efek Berjalan Nyata dan Maya di Kebun Raya terhadap Suasana Hati dan Restorasi Stres Pengidap Autoimun\u201d<\/em> ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen ULM dalam mengintegrasikan keilmuan dan kepedulian sosial melalui riset berbasis kebutuhan masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan temuan ini, ULM menegaskan perannya sebagai kampus unggul yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga kesejahteraan manusia dan kesehatan mental masyarakat Banua dan Indonesia secara luas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarbaru \u2013 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali menunjukkan kiprahnya dalam riset yang berdampak langsung bagi masyarakat. Tim mahasiswa Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran ULM berhasil menemukan metode sederhana dan efektif untuk menurunkan tingkat depresi serta meningkatkan suasana hati pada pengidap &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":34136,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_total_topic_count_hidden":0,"_bbp_total_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[66],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34134"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=34134"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34134\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":34137,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/34134\/revisions\/34137"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/34136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=34134"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=34134"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=34134"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}