{"id":33003,"date":"2025-09-09T10:57:59","date_gmt":"2025-09-09T02:57:59","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/?p=33003"},"modified":"2025-09-09T10:57:59","modified_gmt":"2025-09-09T02:57:59","slug":"luminaria-nusantara-2025-ulm-dan-disdikbud-kalsel-dorong-pelestarian-budaya-lewat-seni-tari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/2025\/09\/09\/luminaria-nusantara-2025-ulm-dan-disdikbud-kalsel-dorong-pelestarian-budaya-lewat-seni-tari\/","title":{"rendered":"Luminaria Nusantara 2025: ULM dan Disdikbud Kalsel Dorong Pelestarian Budaya Lewat Seni Tari"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Banjarmasin (24 Agustus 2025) &#8211; Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menegaskan pentingnya seni tari sebagai media komunikasi budaya dalam ajang Luminaria Nusantara 2025 yang berlangsung di Mahligai Pancasila, Banjarmasin. Melalui keterlibatan sivitas akademika, ULM hadir memberikan perspektif akademis sekaligus dukungan bagi pelestarian seni dan budaya daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kaprodi Ilmu Komunikasi ULM, Dr. Yuanita Setyastuti, S.IP., M.Si,, menekankan bahwa seni tari memiliki nilai yang lebih dari sekadar pertunjukan estetika.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTarian ini bukan hanya sekadar estetika. Ia adalah wahana yang membawa pesan moral dan nilai-nilai luhur yang tercermin dalam setiap gerakannya. Ini adalah media komunikasi budaya yang harus kita jaga dan lestarikan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Acara puncak Luminaria Nusantara 2025 diisi dengan Lomba Tari Tradisional yang menampilkan keragaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Antusiasme peserta, terutama generasi muda, menjadi bukti bahwa kesenian tetap relevan sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan turut memberikan dukungan penuh pada kegiatan ini. Kasi Kesenian, D. Sunjaya Adhiarso, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang menurutnya mampu membangkitkan kembali semangat pelestarian budaya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKekaguman saya tidak hanya pada keindahan tarian yang ditampilkan, tetapi juga pada semangat para peserta. Ini adalah wujud nyata dalam memperkenalkan kembali kesenian Kalimantan kepada generasi muda,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih dari sekadar pertunjukan, Luminaria Nusantara menjadi ruang refleksi bersama bahwa budaya adalah akar yang harus terus dijaga. Melibatkan anak muda dalam kegiatan seni diharapkan mampu menjamin keberlangsungan warisan budaya daerah di tengah derasnya arus modernisasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan kolaborasi antara ULM dan Disdikbud Kalsel, kegiatan ini menjadi bukti bahwa dunia pendidikan dan pemerintah dapat berjalan beriringan dalam membangkitkan semangat seni sekaligus menghidupkan kembali kesadaran generasi muda akan pentingnya melestarikan budaya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarmasin (24 Agustus 2025) &#8211; Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menegaskan pentingnya seni tari sebagai media komunikasi budaya dalam ajang Luminaria Nusantara 2025 yang berlangsung di Mahligai Pancasila, Banjarmasin. Melalui keterlibatan sivitas akademika, ULM hadir memberikan perspektif akademis sekaligus dukungan bagi &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":33012,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[23],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33003"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=33003"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33003\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33013,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/33003\/revisions\/33013"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/33012"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=33003"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=33003"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=33003"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}