{"id":32992,"date":"2025-09-01T10:45:13","date_gmt":"2025-09-01T02:45:13","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/?p=32992"},"modified":"2025-09-09T10:46:15","modified_gmt":"2025-09-09T02:46:15","slug":"ulm-perkuat-literasi-hukum-perempuan-lewat-program-rumah-mediasi-di-tiga-kelurahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/2025\/09\/01\/ulm-perkuat-literasi-hukum-perempuan-lewat-program-rumah-mediasi-di-tiga-kelurahan\/","title":{"rendered":"ULM Perkuat Literasi Hukum Perempuan Lewat Program Rumah Mediasi di Tiga Kelurahan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Banjarmasin \u2013 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Fakultas Hukum melaksanakan Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) 2025 dengan tema \u201cPeningkatan Partisipasi Perempuan dalam Rumah Mediasi di Kota Banjarmasin\u201d. Kegiatan ini digelar pada Rabu (27\/8\/2025) di tiga kelurahan, yakni Antasan Besar, Pemurus Luar, dan Sungai Baru, masing-masing berlangsung satu hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Tim Pengabdian Masyarakat FH ULM, Mulyani Zulaeha, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKegiatan ini sejalan dengan disahkannya Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 2 Tahun 2025 tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Mediasi. Perda tersebut menekankan pentingnya keberadaan Rumah Mediasi di setiap kelurahan sebagai ruang penyelesaian konflik secara musyawarah,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Mulyani, keterlibatan perempuan dalam Rumah Mediasi sangat strategis karena menghadirkan kesetaraan kesempatan antara laki-laki dan perempuan dalam memfasilitasi penyelesaian sengketa di masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTujuan kegiatan ini adalah mengembangkan kapasitas perempuan agar dapat mengambil peran aktif sebagai mediator. Perempuan memiliki keunggulan dalam komunikasi yang dapat menjadi modal penting untuk memfasilitasi penyelesaian perselisihan dengan cara damai,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksanaan PDWA ini juga menjadi sarana penguatan literasi hukum dan jaringan sosial bagi perempuan di Banjarmasin. Kehadiran mereka dalam ruang mediasi diharapkan mampu menciptakan suasana kota yang lebih kondusif, aman, dan harmonis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cPartisipasi perempuan dalam mediasi adalah investasi sosial jangka panjang. Hal ini tidak hanya membantu penyelesaian konflik, tetapi juga menjadikan perempuan sebagai agent of change dalam masyarakat,\u201d ungkap Mulyani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan hasil kegiatan yang menunjukkan kesiapan perempuan sebagai fasilitator, ULM menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen membangun kapasitas masyarakat melalui riset, pendidikan, dan pengabdian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarmasin \u2013 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui Fakultas Hukum melaksanakan Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) 2025 dengan tema \u201cPeningkatan Partisipasi Perempuan dalam Rumah Mediasi di Kota Banjarmasin\u201d. Kegiatan ini digelar pada Rabu (27\/8\/2025) di tiga kelurahan, yakni Antasan Besar, Pemurus &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":32995,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[66],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32992"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32992"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32992\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32996,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32992\/revisions\/32996"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32995"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}