{"id":32781,"date":"2025-08-29T09:23:05","date_gmt":"2025-08-29T01:23:05","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/?p=32781"},"modified":"2025-08-29T09:23:05","modified_gmt":"2025-08-29T01:23:05","slug":"dosen-ulm-latih-guru-kembangkan-e-modul-kimia-berbasis-lahan-basah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/2025\/08\/29\/dosen-ulm-latih-guru-kembangkan-e-modul-kimia-berbasis-lahan-basah\/","title":{"rendered":"Dosen ULM Latih Guru Kembangkan E-Modul Kimia Berbasis Lahan Basah"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">MARABAHAN \u2013 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui tim dosen Jurusan Pendidikan Kimia FKIP melaksanakan Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) dengan tema Pelatihan Pengembangan E-Modul Ajar Kimia Berbasis Lahan Basah Model SCCrT Berbantuan Liveworksheet. Kegiatan ini menyasar guru-guru kimia yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Kimia Kabupaten Barito Kuala, berlangsung sejak Juli hingga September 2025.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua tim pengabdi, Drs. Parham Saadi, M.Si, menjelaskan program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas guru dalam mengembangkan bahan ajar digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami ingin guru mampu menghadirkan e-modul interaktif yang tidak hanya berisi teori, tetapi juga mengaitkan konsep kimia dengan ekosistem lahan basah di sekitar mereka. Dengan begitu, peserta didik belajar lebih kontekstual dan bermakna,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelatihan ini menggunakan model Scientific Critical Creative Thinking (SCCrT) berbantuan Liveworksheet. Metode tersebut meliputi tahapan orientasi, aktivitas ilmiah, presentasi, penyelesaian tugas berpikir kritis-kreatif, serta evaluasi-refleksi. Melalui proses ini, siswa diharapkan menguasai 6C Skills: komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, kreativitas, kewarganegaraan, dan karakter\/empati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anggota tim, Dr. H. Rusmansyah, M.Pd, menambahkan bahwa inovasi digital adalah kunci pembelajaran modern.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cLiveworksheet membuat pembelajaran lebih fleksibel, dapat diakses kapan saja, dan memberi ruang bagi guru serta peserta didik untuk lebih adaptif dengan era digital,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini disambut positif oleh Ketua MGMP Kimia Barito Kuala, Suroto, yang menilai pelatihan berkesinambungan sangat penting untuk meningkatkan kemampuan guru. Antusiasme juga tampak dari para peserta, salah satunya Sri Rahayu, yang mengaku lebih percaya diri membuat media ajar digital setelah mendapat pendampingan dosen ULM.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Program PDWA ini turut melibatkan mahasiswa Pendidikan Kimia ULM dalam mendampingi guru, mendokumentasikan kegiatan, sekaligus membantu pengembangan modul. Kehadiran mahasiswa mempertegas komitmen ULM sebagai kampus berdampak, yakni perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">ULM menargetkan hasil program ini mampu meningkatkan kualitas pembelajaran sains di Kalimantan Selatan sekaligus menjadi model inovasi pendidikan berbasis lingkungan yang dapat direplikasi di daerah lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan kolaborasi dosen, guru, dan mahasiswa, kami ingin menciptakan pembelajaran sains yang lebih kontekstual, modern, dan berkelanjutan,\u201d pungkas Parham Saadi.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MARABAHAN \u2013 Universitas Lambung Mangkurat (ULM) melalui tim dosen Jurusan Pendidikan Kimia FKIP melaksanakan Program Dosen Wajib Mengabdi (PDWA) dengan tema Pelatihan Pengembangan E-Modul Ajar Kimia Berbasis Lahan Basah Model SCCrT Berbantuan Liveworksheet. Kegiatan ini menyasar guru-guru kimia yang tergabung &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":32787,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[66],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32781"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32781"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32781\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32788,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32781\/revisions\/32788"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32787"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32781"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32781"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32781"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}