{"id":32063,"date":"2025-07-20T13:23:57","date_gmt":"2025-07-20T05:23:57","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/?p=32063"},"modified":"2025-07-31T13:30:36","modified_gmt":"2025-07-31T05:30:36","slug":"lima-proposal-usaha-mahasiswa-ulm-lolos-program-p2mw-tahun-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/2025\/07\/20\/lima-proposal-usaha-mahasiswa-ulm-lolos-program-p2mw-tahun-2025\/","title":{"rendered":"Lima Proposal Usaha Mahasiswa ULM Lolos Program P2MW Tahun 2025"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Ditbelmawa Kemendiktisaintek telah mengeluarkan pengumuman penerima bantuan program pembinaan mahasiswa wirausaha (P2MW) Tahun 2025 pada awal Juli lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lima proposal usaha dari mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat yang lolos sebagai penerima bantuan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2025:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Nama usaha: \u201cBis Pupuk Tablet Dari Fermentasi Limbah Pasar Dan Sisa Hasil Pertanian\u201d \u2013 kategori Budidaya tahap awal, diketuai oleh Muhammad Amsari (2210513210004)<\/li>\n<li>Nama usaha: \u201cBANJARESE: Inovasi Spray Anti Nyamuk Alami Berbasis Serai dari Kalimantan Selatan\u201d \u2013 kategori Manufaktur dan Teknologi Terapan tahap Awal, diketuai oleh Kartika Sari Dewi (2410912220010)<\/li>\n<li>Nama usaha: \u201cSI CANTIC: Handmade with Canvas Plastic\u201d \u2013 kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya tahap Bertumbuh, diketuai oleh Siti Iqlamiyah (2310912120004)<\/li>\n<li>Nama usaha: \u201cHYPERFIT: Jasa Kelas Kebugaran Digital Training Course Consultant Fitness\u201d \u2013 kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan tahap Bertumbuh, diketuai oleh Muhammad Roid Abror (2310122110010)<\/li>\n<li>Nama usaha: \u201cHellos Healthy Local Snack\u201d \u2013 kategori Makanan dan Minuman kategori Bertumbuh, diketuai oleh Yasmin Nabila Al-Mumtazah (2310912220010)<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">P2MW tahun 2025 mengambil tema \u201cMahasiswa Indonesia Berkarakter, Berprestasi, Menginspirasi\u201d. Program ini bertujuan untuk mendorong kemampuan wirausaha di kalangan mahasiswa dengan cara pemberian insentif berwirausaha serta sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mengutip dari Kemdiktisaintek, P2MW merupakan program yang mendukung kegiatan berwirausaha bagi mahasiswa yang telah memiliki prototipe produk atau sedang menjalankan bisnis. Selaras dengan fokus program Pemerintah, pada tahun 2025 P2MW menitikberatkan pada penerapan inovasi dalam bisnis dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan sebagai orientasi utama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahun ini, terdapat 6 kategori usaha yang bisa dipilih oleh peserta, di antaranya: kategori makanan dan minuman; kategori budidaya; kategori industri kreatif, seni, dan budaya; kategori jasa, pariwisata, dan perdagangan; kategori manufaktur dan teknologi terapan; dan kategori bisnis digital.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dari program ini, masing-masing usaha diminta untuk memiliki luaran, antara lain:<\/p>\n<ol style=\"text-align: justify;\">\n<li>Produk atau jasa inovatif yang telah teruji di pasar dan siap diproduksi secara massal;<\/li>\n<li>Akun media sosial yang menggambarkan aktivitas usaha, pemasaran, dan lain-lain;<\/li>\n<li>Legalitas usaha, minimal memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksanaan program ini dijadwalkan dari Juli hingga November dengan puncak pelaksanaan berupa KMI Expo yang direncakanan terlaksana di minggu ketiga bulan November.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ditbelmawa Kemendiktisaintek telah mengeluarkan pengumuman penerima bantuan program pembinaan mahasiswa wirausaha (P2MW) Tahun 2025 pada awal Juli lalu. Lima proposal usaha dari mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat yang lolos sebagai penerima bantuan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2025: Nama usaha: &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":32068,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[23],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32063"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=32063"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32063\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32067,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/32063\/revisions\/32067"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/32068"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=32063"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=32063"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=32063"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}