{"id":31793,"date":"2025-07-02T11:34:21","date_gmt":"2025-07-02T03:34:21","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/?p=31793"},"modified":"2025-07-02T11:34:21","modified_gmt":"2025-07-02T03:34:21","slug":"ulm-fasilitasi-16-peserta-disabilitas-dalam-utmbk-2025-dengan-tes-manual-dan-asesmen-khusus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/2025\/07\/02\/ulm-fasilitasi-16-peserta-disabilitas-dalam-utmbk-2025-dengan-tes-manual-dan-asesmen-khusus\/","title":{"rendered":"ULM Fasilitasi 16 Peserta Disabilitas dalam UTMBK 2025 dengan Tes Manual dan Asesmen Khusus"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Banjarmasin, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menunjukkan komitmennya terhadap inklusivitas pendidikan tinggi dengan memberikan fasilitas khusus bagi 16 peserta disabilitas dalam pelaksanaan Ujian Tulis Mandiri Berbasis Komputer (UTMBK) tahun 2025.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada hari ketiga pelaksanaan UTMBK, tepatnya Rabu (2\/7\/2025) sebanyak 16 calon mahasiswa penyandang disabilitas mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA) dengan skema yang disesuaikan. Mereka terdiri dari 5 penyandang tunarungu, 4 tunanetra, 3 tunagrahita atau hambatan intelektual, 1 anak lamban belajar, 1 dengan Autism Spectrum Disorder (ASD), dan 2 Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbeda dari peserta umum yang menggunakan komputer, peserta disabilitas mendapatkan soal dalam bentuk manual yang disusun secara khusus menyesuaikan kebutuhan mereka. Untuk memastikan proses ujian berlangsung kondusif, seluruh peserta didampingi oleh relawan dari Program Studi Pendidikan Khusus. \u201cMereka tidak menggunakan sistem komputer karena memiliki hambatan berbeda-beda. Oleh karena itu, soal diberikan secara manual dan pendampingan disediakan agar peserta dapat fokus dan nyaman mengerjakan ujian,\u201d ujar Kepala Biro Akademik ULM, Nieke Rezeki Febriantie, S.E., M.M.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah ujian, setiap peserta akan menjalani asesmen lanjutan bersama orang tua atau pendampingnya. Asesmen ini dilakukan oleh tim ahli dari Program Studi Pendidikan Khusus ULM guna menentukan kelayakan calon mahasiswa untuk mengikuti pendidikan di program studi yang mereka pilih. \u201cAsesmen ini penting karena tidak semua anak berkebutuhan khusus cocok di semua program studi. Jika mereka dipaksakan masuk ke program yang tidak sesuai, justru akan merugikan mereka sendiri secara psikologis dan akademik,\u201d jelas Feby.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Hasil asesmen ini nantinya akan dibahas dalam rapat bersama koordinator program studi tujuan untuk memastikan bahwa peserta yang lolos seleksi memang memiliki kemampuan dan dukungan yang cukup untuk menyelesaikan studi dengan baik.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, ULM juga mengupayakan dukungan beasiswa bagi mahasiswa disabilitas. Tahun lalu, PT Bayan Resources memberikan kuota 20 beasiswa bagi mahasiswa disabilitas ULM. Karena jumlah mahasiswa disabilitas yang diterima melebihi kuota tersebut, maka dilakukan proses seleksi internal, dan sisanya diajukan untuk memperoleh beasiswa dari Belmawa Kemdikbudristek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBeasiswa ini bukan hanya bentuk bantuan finansial, tapi juga bentuk afirmasi bahwa mahasiswa disabilitas punya hak dan kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi,\u201d tutur Feby.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui proses UTMBK inklusif dan asesmen menyeluruh ini, ULM berharap dapat menghadirkan lingkungan belajar yang adil dan ramah bagi semua kalangan, serta mencetak lulusan yang tangguh dan berdaya saing, tanpa memandang keterbatasan fisik maupun kognitif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarmasin, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menunjukkan komitmennya terhadap inklusivitas pendidikan tinggi dengan memberikan fasilitas khusus bagi 16 peserta disabilitas dalam pelaksanaan Ujian Tulis Mandiri Berbasis Komputer (UTMBK) tahun 2025. Pada hari ketiga pelaksanaan UTMBK, tepatnya Rabu (2\/7\/2025) sebanyak 16 calon &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":31796,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[23],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31793"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31793"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31793\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31794,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31793\/revisions\/31794"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31796"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31793"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31793"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31793"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}