{"id":31189,"date":"2025-05-07T11:40:56","date_gmt":"2025-05-07T03:40:56","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/?p=31189"},"modified":"2025-05-16T11:45:17","modified_gmt":"2025-05-16T03:45:17","slug":"mengubah-sampah-jadi-solusi-greentopia-dan-upaya-mahasiswa-ulm-ciptakan-lingkungan-bersih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/2025\/05\/07\/mengubah-sampah-jadi-solusi-greentopia-dan-upaya-mahasiswa-ulm-ciptakan-lingkungan-bersih\/","title":{"rendered":"Mengubah Sampah Jadi Solusi: Greentopia dan Upaya Mahasiswa ULM Ciptakan Lingkungan Bersih"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Banjarmasin, 6 Mei 2025 \u2013 Sekelompok mahasiswa dari Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar kampanye publik bertajuk \u201cGreentopia: Harmoni Alam dan Manusia\u201d, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap isu lingkungan di Kota Banjarmasin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kampanye ini bukan sekadar ajakan, melainkan dirancang berdasarkan konsep edukasi, kreasi, dan aksi, dengan pendekatan kolaboratif dan berorientasi pada solusi. Sejak diluncurkan akhir 2024, Greentopia telah menggandeng organisasi Green Generation Kalimantan Selatan sebagai mitra dalam menyuarakan pentingnya menjaga kelestarian alam.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Pelaksana Greentopia, Erwan Prayoga, menjelaskan bahwa kampanye ini lahir sebagai respons atas data Sensus Sampah Plastik BRIN 2023, yang menempatkan Kalimantan Selatan dalam 10 besar penyumbang sampah plastik terbanyak di Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami ingin membangun kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama dan bisa dimulai dari hal-hal kecil,\u201d ujar Erwan, Selasa (6\/5\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu kegiatan dalam kampanye ini adalah Greentopia Creation, berupa pelatihan pembuatan <em>totebag<\/em> berbahan dasar <em>ecoprint<\/em>. Produk ramah lingkungan ini diharapkan menjadi alternatif penggunaan kantong plastik dan telah dibagikan kepada warga agar digunakan dalam aktivitas sehari-hari.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan berlanjut pada tahap Greentopia Action, di mana para mahasiswa turun langsung ke Jalan Benua Anyar, Kecamatan Banjarmasin Utara, membersihkan lokasi tempat pembuangan sampah (TPS) liar. Belasan mahasiswa memungut sampah, mengumpulkannya dalam karung besar, dan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin untuk proses pengangkutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAksi ini kami lakukan sebagai bentuk nyata kepedulian, sekaligus mengajak warga untuk berhenti membuang sampah sembarangan,\u201d jelas Erwan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kampanye Greentopia menekankan bahwa upaya menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendirian. Kolaborasi antara komunitas, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSebagus apa pun inovasinya, kalau tidak diiringi dengan kesadaran kolektif, hasilnya tidak akan optimal. Kami ingin mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan menciptakan lingkungan yang lebih baik,\u201d tambah Erwan, sembari mengutip semangat yang juga digaungkan oleh komunitas Pandawara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui kampanye ini, mahasiswa ULM berharap bisa menanamkan nilai-nilai keberlanjutan sekaligus menginspirasi gerakan serupa di berbagai daerah lainnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarmasin, 6 Mei 2025 \u2013 Sekelompok mahasiswa dari Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar kampanye publik bertajuk \u201cGreentopia: Harmoni Alam dan Manusia\u201d, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap isu lingkungan di Kota Banjarmasin. Kampanye ini bukan sekadar &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":31190,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[66],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31189"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31189"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31189\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31191,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31189\/revisions\/31191"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31189"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31189"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31189"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}