{"id":31181,"date":"2025-05-10T10:22:41","date_gmt":"2025-05-10T02:22:41","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/?p=31181"},"modified":"2025-05-16T10:23:56","modified_gmt":"2025-05-16T02:23:56","slug":"seminar-ioms-pentingnya-kesadaran-k3-sebagai-bekal-mahasiswa-memasuki-dunia-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/2025\/05\/10\/seminar-ioms-pentingnya-kesadaran-k3-sebagai-bekal-mahasiswa-memasuki-dunia-kerja\/","title":{"rendered":"Seminar IOMS: Pentingnya Kesadaran K3 Sebagai Bekal Mahasiswa Memasuki Dunia Kerja"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Banjarmasin \u2014 Kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi fokus utama dalam Seminar Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS) yang digelar pada Jumat, 9 Mei 2025. Bertempat di Lecture Theater General Building Universitas Lambung Mangkurat (ULM), kegiatan ini mengusung tema \u201cMembangun Kesadaran K3: Bekal Mahasiswa untuk Dunia Kerja\u201d.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Seminar menghadirkan dua narasumber berkompeten di bidang ketenagakerjaan, yakni M. Trisetya Hadi Saputra, S.KM dan Gusnul Ramadhani, S.E., yang merupakan Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Muda. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai program studi yang tergabung dalam IOMS di lingkungan ULM.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pemaparannya, M. Trisetya Hadi Saputra mengenalkan pengertian dan pentingnya K3 dalam dunia kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKesadaran K3 bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga individu. Mahasiswa sebagai calon tenaga kerja harus memahami risiko kerja sejak dini agar dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif,\u201d ungkap Trisetya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, Gusnul Ramadhani menjelaskan lebih dalam tentang pemahaman Occupational Health and Safety (OHS) yang mencakup upaya identifikasi, evaluasi, dan pengendalian bahaya di lingkungan kerja, peta masalah Norma K3, peran para pemangku kepentingan (stakeholder) dalam pengambilan keputusan, serta tahapan rencana intervensi dan implementasi K3 di dunia kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cK3 merupakan bagian integral dari budaya kerja profesional. Dengan mengenal stakeholder yang terlibat dan memahami norma-norma yang berlaku, mahasiswa dapat lebih siap menghadapi dunia kerja yang dinamis dan penuh tantangan,\u201d ujar Gusnul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan ini bertujuan memberikan bekal pengetahuan praktis kepada mahasiswa tentang pentingnya penerapan K3, baik di lingkungan kerja formal maupun dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu, seminar juga diharapkan mampu menumbuhkan sikap proaktif mahasiswa terhadap keselamatan dan kesehatan kerja.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi interaktif yang berlangsung selama sesi materi. Para peserta mengakui bahwa seminar ini membuka wawasan baru tentang tantangan di dunia kerja yang tidak hanya berkaitan dengan keahlian teknis, tetapi juga kesiapan menjaga keselamatan diri dan orang lain.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui seminar ini, ULM dan organisasi mahasiswa sejenis menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar akan pentingnya keselamatan kerja. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sistematis untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi dalam mencetak lulusan siap kerja dan berdaya saing tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan pembekalan pengetahuan K3 sejak bangku kuliah, diharapkan mahasiswa ULM mampu menjadi agen perubahan yang menerapkan budaya kerja yang aman dan sehat di berbagai sektor industri maupun institusi yang akan mereka masuki di masa depan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarmasin \u2014 Kesadaran akan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi fokus utama dalam Seminar Ikatan Organisasi Mahasiswa Sejenis (IOMS) yang digelar pada Jumat, 9 Mei 2025. Bertempat di Lecture Theater General Building Universitas Lambung Mangkurat (ULM), kegiatan ini mengusung &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":31182,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[66],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31181"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=31181"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31181\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31185,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/31181\/revisions\/31185"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/31182"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=31181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=31181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=31181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}