{"id":30658,"date":"2025-02-12T12:20:03","date_gmt":"2025-02-12T04:20:03","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/?p=30658"},"modified":"2025-03-09T22:30:26","modified_gmt":"2025-03-09T14:30:26","slug":"akademisi-feb-ulm-beri-saran-agar-kredit-perumahan-lebih-lancar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/2025\/02\/12\/akademisi-feb-ulm-beri-saran-agar-kredit-perumahan-lebih-lancar\/","title":{"rendered":"Akademisi FEB ULM Beri Saran agar Kredit Perumahan Lebih Lancar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Banjarmasin \u2013 Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang mencapai 5,23 persen pada triwulan III tahun 2024, dengan inflasi 1,81 persen dan pendapatan per kapita sebesar 6,97 persen, menunjukkan kondisi ekonomi yang cukup stabil dan terus berkembang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam konteks penawaran kredit perumahan, Ahmad Yunani, akademisi sekaligus Dosen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan FEB Universitas Lambung Mangkurat (ULM), menilai bahwa kemampuan finansial masyarakat saat ini cukup memadai. Namun, ia menekankan bahwa kelancaran kredit tidak hanya bergantung pada kemampuan membayar, tetapi juga pada karakter dan tanggung jawab debitur dalam memenuhi kewajibannya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Potensi ini harus menjadi perhatian bagi pengusaha properti dan DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Selatan. Harapannya, potensi ini dapat mendukung pencapaian target penjualan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Untuk membantu masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah dalam memiliki rumah dengan beban finansial yang lebih ringan, diperlukan evaluasi terhadap besaran kredit. Evaluasi ini harus mempertimbangkan tingkat pendapatan rata-rata kelompok tersebut di Kalimantan Selatan agar cicilan tetap terjangkau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Idealnya, cicilan rumah tidak lebih dari sepertiga penghasilan masyarakat. Dengan demikian, risiko kredit macet dapat diminimalkan,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarmasin \u2013 Pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang mencapai 5,23 persen pada triwulan III tahun 2024, dengan inflasi 1,81 persen dan pendapatan per kapita sebesar 6,97 persen, menunjukkan kondisi ekonomi yang cukup stabil dan terus berkembang. Dalam konteks penawaran kredit perumahan, &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":30668,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_total_topic_count_hidden":0,"_bbp_total_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[66],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30658"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=30658"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30658\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30669,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/30658\/revisions\/30669"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/30668"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=30658"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=30658"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=30658"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}