{"id":4686,"date":"2015-10-30T18:46:40","date_gmt":"2015-10-30T11:46:40","guid":{"rendered":"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/?p=4686"},"modified":"2015-11-02T15:05:31","modified_gmt":"2015-11-02T08:05:31","slug":"unlam-mendapat-kunjungan-menristekdikti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/2015\/10\/30\/unlam-mendapat-kunjungan-menristekdikti\/","title":{"rendered":"UNLAM MENDAPAT KUNJUNGAN MENRISTEKDIKTI"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/3.jpg\"><img fetchpriority=\"high\" class=\"alignnone size-large wp-image-4689\" src=\"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/3-1024x355.jpg\" alt=\"3\" width=\"1024\" height=\"355\" srcset=\"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/3-1024x355.jpg 1024w, https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/3-300x104.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a>Banjarmasin, Universitas Lambung Mangkurat mendapat kunjungan Menteri\u00a0 Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Prof. Drs. Mohamad Nasir, M.Si.,Akt., Ph.D\u00a0 pada tanggal 27 dan 28 Oktober 2015. Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Ristekdikti didamping oleh Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Prof. Dr.Intan Achmad, Direktur Kemahasiswaan Dr. \u00a0Didin Wahidin, M.Pd , anggota DPR RI Komisi X, Dr. Zainul Arifin, M.M, Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan Ismet Yusputra serta beberapa orang staf\u00a0 Kementerian Ristekdikti. Hari pertama kunjungan kerja ke UNLAM, \u00a0rombongan Menteri\u00a0 meninjau langsung tempat tinggal mahasiswa UNLAM yang mendapat beasiswa Bidik Misi, \u00a0di desa Alalak Tengah, Banjarmasin. \u00a0Rombongan menteri didamping oleh Rektor UNLAM, Prof. Dr. H. Sutarto Hadi, M.Sc, Wakil Rektor Bidang Akademik,\u00a0 Dr. Achmad Alim Bachri, SE, M.Si, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Ir. H. Abrani Sulaiman, M.Sc, Wakil Rektor Bidang Kepegawaian dan Keuangan Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Humas Prof. Dr. Ir. H. Yudi Firmanul Arifin, M.Sc, Ketua Kopertis Wilayah XI, Prof. Dr. Ir. Idiannor Mahyudin,M.S. Dalam pertemuan dengan kedua\u00a0 mahasiswa (Fatimah dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis jurusan Akuntansi dan Yulisa dari FKIP program studi Geografi) serta orang tuanya, Menteri memberikan santunan selain memberikan nasehat dan semangat. Dalam wawancara dengan wartawan beberapa media, menteri menyampaikan bahwa beasiswa bidikmisi\u00a0 diberikan kepada siswa yang berprestasi \u00a0namun kurang mampu dari segi ekonomi, dan apabila prestasi akademiknya selalu baik pada saat kuliah, maka beasiswa akan diberikan selama empat tahun. Beasiswa tersebut bukan hanya diberikan kepada mahasiswa perguruan tinggi negeri, tetapi juga kepada mahasiswa perguruan tinggi swasta. Acara Menteri dilanjutkan dengan Talk Show (Dialog tentang Bidikmisi) yang disiarkan secara langsung di TVRI stasiun Banjarmasin, didampingi oleh Rektor UNLAM dan Anggota DPR RI KomisiX.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/2.jpg\"><img class=\"alignnone size-large wp-image-4688\" src=\"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/2-1024x340.jpg\" alt=\"2\" width=\"1024\" height=\"340\" srcset=\"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/2-1024x340.jpg 1024w, https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/2-300x100.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a>Pada hari kedua kunjungan kerja Menteri di UNLAM, dimulai dengan melaksanakan upacara peringatan hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 2015, yang digelar di Open Space kampus UNLAM Banjarmasin. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Menteri Ristekdikti, diikuti oleh Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan, Dosen dan mahasiswa, khususnya para mahasiswa penerima bidikmisi yang kuliah di UNLAM. Selesai upacara, acara dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis bantuan\u00a0 bidikmisi dan beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi kepada para mahasiswa UNLAM yang dilangsungkan di aula lantai I Rektorat.\u00a0 Dalam\u00a0 \u00a0sambutannya Rektor berharap UNLAM akan manjadi perguruan di Kalimantan yang berakreditasi A. Dalam kesempatan itu, Dirjen Belmawa, Prof. Dr. Intan Ahmad menyampaikan laporan berkenaan dengan beasiswa bidikmisi yang merupakan salah satu program unggulan pemerintah sejak tahun 2010. Program bidikmisi ini dilaksanakan karena banyak sekali lulusan SMA sederajat yang tidak mampu meneruskan pendidikan tinggi padahal mempunyai kemampuan akademik yang baik tapi secara ekonomi tidak mampu sehingga perlu dibantu. Pada awalnya program ini di atur lewat peraturan Menteri, namun seiring berjalannya waktu program ini sudah diatur atau diperkuat oleh Undang-Undang No. 12 Tahun 2012. Untuk tahun anggaran 2015 pemerintah mealokasikan untuk bidikmisi sebesar 2,34 triliun dengan rincian bidikmisi on going untuk 177.730 mahasiswa dengan nilai 1.99 triliun dan untuk 60.000 mahasiswa baru dengan nilai 365 milyar. Besarnya biaya bidikmisi adalah 1 juta perbulan permahasiswa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/1.jpg\"><img class=\"alignnone size-large wp-image-4687\" src=\"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/1-1024x340.jpg\" alt=\"1\" width=\"1024\" height=\"340\" srcset=\"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/1-1024x340.jpg 1024w, https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/1-300x100.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a>Menteri Ristekdikti dalam sambutannya menyampaikan akan mendorong dan terus memberikan kesempatan untuk anak Indonesia yang secara akademik mereka punya kemampuan yang luar biasa tetapi secara ekonomi tidak mendukung maka pemerintah hadir dalam hal ini untuk memberikan beasiswa berupa bidikmisi. Kemenristekdikti mendorong agar penerima bidikmisi bisa melanjutkan keprogram S2 maupun S3 dan mencanangkan program Indonesia mencari doktor, dengan usia dibawah 25 tahun sudah menjadi doctor dengan strategi belajar yang rajin dengan minimal TOEFL 550 dan ipk harus baik mencapai minimal 3,6 untuk anak Indonesia\u00a0 yang mempunyai kemampuan lebih dan akan dibiayai oleh negara agar anak Indonesia mampu bersaing di tingkat dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/6.jpg\"><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-large wp-image-4692\" src=\"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/6-1024x340.jpg\" alt=\"6\" width=\"1024\" height=\"340\" srcset=\"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/6-1024x340.jpg 1024w, https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2015\/10\/6-300x100.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a>Dalam acara tersebut juga dilakukan<em> launching<\/em> produk inovatif UNLAM, seperti <em>Forest Tea<\/em> (teh \u00a0herbal tanaman kehutanan 8 varian, tek kayu manis, ginseng hutan, sarang semut, berbagai varian madu, Biocom dan Biofer. Sebelum meninggalkan Banjarmasin untuk kembali ke Jakarta, Menteri beserta rombongan didampingi oleh Rektor dan Wakil Rektor, menyempatkan datang di kampus UNLAM Banjarbaru yang disambut\u00a0 oleh Ketua Koordinator kampus UNLAM Banjarbaru, Dr. Krisdianto, para dosen dan mahasiswa untuk melakukan penanaman di Hutan Kampus yang merupakan bagian dari hutan kota yang ada di Banjarbaru. Selesai penanaman rombongan \u00a0mengunjungi\u00a0 \u201cPemijahan ikan betok (pepuyu)\u201d di laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan UNLAM. (Humas UNLAM)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banjarmasin, Universitas Lambung Mangkurat mendapat kunjungan Menteri\u00a0 Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Prof. Drs. Mohamad Nasir, M.Si.,Akt., Ph.D\u00a0 pada tanggal 27 dan 28 Oktober 2015. Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Ristekdikti didamping oleh Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Prof. Dr.Intan Achmad, &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4695,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_total_topic_count_hidden":0,"_bbp_total_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[23],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4686"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4686"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4686\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4708,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4686\/revisions\/4708"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4695"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4686"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4686"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4686"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}