{"id":16984,"date":"2021-12-22T08:05:22","date_gmt":"2021-12-22T01:05:22","guid":{"rendered":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/?p=16984"},"modified":"2021-12-22T08:05:23","modified_gmt":"2021-12-22T01:05:23","slug":"kuliah-umum-literasi-keuangan-syariah-agama-negara-dan-pasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/2021\/12\/22\/kuliah-umum-literasi-keuangan-syariah-agama-negara-dan-pasar\/","title":{"rendered":"Kuliah Umum Literasi Keuangan Syariah: \u201cAgama, Negara, dan Pasar\u201d"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) menyelenggarakan Kuliah Umum Literasi Keuangan Syariah dengan tema \u201cAgama, Negara, dan Pasar. Acara tersebut diselenggarakan di General Building ULM Banjarmasin, Selasa (13\/12\/2021).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Komisaris Independen BSI, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat hadir sebagai pemateri dalam kuliah umum yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa ULM secara luring dan daring. Wakil Rektor Bidang Akademik ULM, Prof. Dr. H. Aminuddin Prahatama Putra, M.Pd memberikan sambutan untuk mewakili rektor ULM.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mendukung adanya pelaksanaan kuliah umum ini selain meningkatkan literasi masyarakat, juga sebagai wadah bagi pakar dari ULM dalam memberikan kontribusi terhadap pendidikan,\u201d ucap Prof. Amin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan kuliah umum yang digelar bertujuan untuk meningkatkan indeks literasi keuangan syariah di kalangan mahasiswa. Survey Nasional Literasi dan Keuangan OJK menyebutkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan syariah masih rendah, di bawah 10 persen.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Artinya, dari 100 orang, kurang dari 10 orang yang mengaku memahami tentang keuangan syariah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/2021\/12\/22\/kuliah-umum-literasi-keuangan-syariah-agama-negara-dan-pasar\/whatsapp-image-2021-12-22-at-09-01-00\/\" rel=\"attachment wp-att-16985\"><img fetchpriority=\"high\" class=\"aligncenter  wp-image-16985\" src=\"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/WhatsApp-Image-2021-12-22-at-09.01.00.jpeg\" alt=\"\" width=\"716\" height=\"511\" srcset=\"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/WhatsApp-Image-2021-12-22-at-09.01.00.jpeg 1280w, https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/WhatsApp-Image-2021-12-22-at-09.01.00-300x214.jpeg 300w, https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/WhatsApp-Image-2021-12-22-at-09.01.00-768x548.jpeg 768w, https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/WhatsApp-Image-2021-12-22-at-09.01.00-1024x731.jpeg 1024w\" sizes=\"(max-width: 716px) 100vw, 716px\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam materinya, Prof. Komaruddin menjelaskan bahwa bahwa negara dan pasar adalah kreasi manusia yang pengaruhnya sangat dahsyat dalam menentukan dan mengatur kehidupan manusia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, untuk konteks Indonesia, agama dan negara bersifat mutualis, karena keduanya saling membutuhkan. Sementara itu, agama tidak bisa diposisikan hanya sekadar sebagai civil society, karena jasanya yang sangat besar dalam melahirkan negara (Indonesia).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\n\u201cKondisi ini merupakan peluang besar bagi agama khususnya Islam, untuk berkembang maju selama umat Islam kreatif dan mandiri. Kemandirian dalam bidang ekonomi dan Pendidikan sangat vital untuk menjaga muruah umat Islam sendiri,&#8221; papar beliau dalam kuliahnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Universitas Lambung Mangkurat (ULM) bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) menyelenggarakan Kuliah Umum Literasi Keuangan Syariah dengan tema \u201cAgama, Negara, dan Pasar. Acara tersebut diselenggarakan di General Building ULM Banjarmasin, Selasa (13\/12\/2021). Komisaris Independen BSI, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat hadir sebagai &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":16986,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_total_topic_count_hidden":0,"_bbp_total_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[23],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16984"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16984"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16984\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16988,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16984\/revisions\/16988"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16986"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16984"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16984"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16984"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}