{"id":10314,"date":"2017-08-08T18:30:29","date_gmt":"2017-08-08T11:30:29","guid":{"rendered":"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/?p=10314"},"modified":"2017-08-09T07:23:53","modified_gmt":"2017-08-09T00:23:53","slug":"mahasiswa-kkn-sulap-timun-suri-menjadi-dodol-tisu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/2017\/08\/08\/mahasiswa-kkn-sulap-timun-suri-menjadi-dodol-tisu\/","title":{"rendered":"MAHASISWA KKN SULAP TIMUN SURI MENJADI DODOL TISU"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Rantau (10\/07\/2017), upacara pelepasan dan pembukaan KKN 2017 yang diikuti oleh mahasiswa Fakultas Pertanian dengan peserta kurang lebih 350 orang\u00a0disambut hangat oleh bapak Bupati Tapin H. Arifin Arpan serta seluruh anggota pemerintahan Kab. Tapin.\u00a0 Mahasiswa dibagi menjadi 40 kelompok dan ditempatkan di 40 desa dengan 5 kecamatan yakni Kecamatan Tapin Tengah, Kecamatan Tapin Selatan, Kecamatan Bakarangan, Kecamatan Salam Babaris dan Kecamatan\u00a0 Bungur. KKN merupakan bentuk kegiatan pengabdian masyarakat dalam hal pertanian, namun juga bisa membantu masyarakat dari hal sosial, pendidikan dan lain sebagainya.\u00a0 KKN \u00a0yang dilakukan oleh mahasiswa\u00a0 Fakultas Pertanian dilakukan selama 1 bulan \u00a0dimulai\u00a0 10 Juli s.d 11 Agustus 2017.\u00a0 Bupati\u00a0 Tapin mengatakan semoga dengan\u00a0 adanya KKN mahasiswa Fakultas Pertanian ini dapat membuat inovasi baru yang kreatif,\u00a0 dalam sektor pertanian dan produk-produk hasil pertanian yang bernilai ekonomi bagi masyarakat Tapin sendiri. KKN yang dilakukan ini oleh Fakultas Pertanian sebagai kegiatan intrakurikuler yang memadukan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Pelepasan mahasiswa KKN ini diakhir dengan pemberian kenang-kenangan ke pada Bupati dari Dekan Fakultas pertanian.<br \/>\n<a href=\"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Screenshot-1.png\" rel=\"attachment wp-att-10322\"><img class=\"wp-image-10322 alignleft\" src=\"http:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Screenshot-1-300x277.png\" alt=\"Screenshot (1)\" width=\"147\" height=\"136\" srcset=\"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Screenshot-1-300x277.png 300w, https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Screenshot-1-768x708.png 768w, https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Screenshot-1-1024x944.png 1024w, https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-content\/uploads\/2017\/08\/Screenshot-1.png 1073w\" sizes=\"(max-width: 147px) 100vw, 147px\" \/><\/a>KKN Faperta\u00a0 didesa Bungur Baru Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin oleh kelompok 16 yang berjumlah 9 mahasiswa terjun langsung bersama\u00a0 Koramil\u00a0 Bapak Zaenal dan\u00a0 Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bungur\u00a0 serta kelompok tani desa Bungur Baru\u00a0 bersama sama panen padi ke 2.\u00a0 Kegiatan ini merupakan kerja nyata atau pengabdian yang diberikan untuk\u00a0 warga didesa Bungur Baru. Dari tangan mahasiswi Ayda Idriani \u00a0 Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian, timun suri disulap menjadi makanan tradisional yang biasa dijadikan cemilin, dodol tisu\u00a0 ( Timun Suri) talend\u00a0. Ide ini berawal dengan\u00a0 terbuangnya hasil timun suri apabila\u00a0 produksinya meningkat tinggi didesa Bakarangan Kecamatan Bakarangan Kabupaten Tapin, dari kegiatan KKN 2017 Fakultas Pertanian\u00a0beserta dengan warga desa Bakarangan membuat inovasi kuliner berbahan timun suri. Dodol tisu talend ini bisa menjadi ciri khas Desa Bakarangan Kecamatan Bakarangan Kabupaten Tapin. (KKN Faperta\/Humas ULM)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Rantau (10\/07\/2017), upacara pelepasan dan pembukaan KKN 2017 yang diikuti oleh mahasiswa Fakultas Pertanian dengan peserta kurang lebih 350 orang\u00a0disambut hangat oleh bapak Bupati Tapin H. Arifin Arpan serta seluruh anggota pemerintahan Kab. Tapin.\u00a0 Mahasiswa dibagi menjadi 40 kelompok dan &hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":10322,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_bbp_topic_count":0,"_bbp_reply_count":0,"_bbp_total_topic_count":0,"_bbp_total_reply_count":0,"_bbp_voice_count":0,"_bbp_anonymous_reply_count":0,"_bbp_topic_count_hidden":0,"_bbp_reply_count_hidden":0,"_bbp_total_topic_count_hidden":0,"_bbp_total_reply_count_hidden":0,"_bbp_forum_subforum_count":0,"pmpro_default_level":0},"categories":[66],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10314"}],"collection":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10314"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10314\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10325,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10314\/revisions\/10325"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10322"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10314"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10314"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ulm.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10314"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}