ZIARAH DAN SEJARAH PENDIRIAN ULM

ZIARAH 1Salah satu  kegiatan rutin dalam rangka Dies Natalis ULM ke-60 yakni ziarah ke makam-makam Rektor ULM terdahulu, yakni makam Rektor pertama yang juga menjadi Pahlawan Nasional Brigjend H. Hasan Basri yang berlokasi di bundaran Liang Anggang Banjarbaru, Prof. Anwar Dilmy di jalan Ahmad Yani Mekatani Banjarbaru serta yang terakhir ke makam  mantan Rektor Prof. Ir. H. Supardi, MS di Jalan Ahmad Yani Guntung Lua Banjarbaru. Kegiatan ini diikuti oleh Pimpinan Universitas Lambung Mangkurat beserta sivitas akademika ULM lainnya (22/09/2018). Disetiap makam dilakukan upacara penghormatan serta pembacaan doa yang ditujukan kepada para pendiri dari Universitas Lambung Mangkurat ini.  Selain untuk mendoakan, ziarah ini dilaksanakan sebagai penghormatan kepada para pimpinan terdahulu yang telah berjasa mendirikan dan mengembangkan kampus ULM hingga bisa seperti sekarang.

SEJARAH 1Dilain tempat, diadakan Seminar Hasil Penelitian Sejarah ULM oleh Pusat Studi Kajian Sejarah dan Budaya Banjar dengan tema Aktualisasi Nilai Kepahlawanan Para Pejuang, Penegak Indonesia dan Pendiri Universitas Lambung Mangkurat di Aula Rektorat ULM (22/09/2018).  Acara dihadiri oleh Wakil Rektor IV  Prof. Dr. Ir. H. Yudi Firmanul Arifin, M.Sc, Rektor ULM periode 1979-1987 Prof. Kustan Basri, keluarga para tokoh-tokoh pendiri ULM, dosen-dosen yang tergabung dalam Pusat Studi Kajian Sejarah dan Budaya Banjar serta mahasiswa dan alumni dari kampus ULM.  Universitas Lambung Mangkurat adalah universitas perjuangan, digagas dan didirikan oleh para pejuang penegak Kemerdekaan RI. Nilai kepahlawanan ini lah yang harus diwariskan dan ditumbuh kembangkan di kalangan mahasiswa agar selalu menghargai jasa pahlawan dan terus menggelorakan semangat waja sampai kaputing.

SEJARAH 2Dalam seminar ini, hasil penelitian dari Pusat Studi Kajian Sejarah dan Budaya Banjar terhadap sejarah pendirian ULM dan kiprah para tokoh pendirinya sudah dibuatkan draft buku dan disampaikan kepada para undangan yang hadir untuk diberi masukan terkait dengan materi ataupun sumber yang belum sempat digali, sehingga bisa melengkapi dari isi buku yang akan diterbitkan. Buku sejarah ini ini akan menjadi sarana bagi upaya pelaksanaan  misi ketiga ULM yaitu menyelenggarakan  pendidikan yang berbasis karakter waja sampai kaputing atau wasaka (tetap bersemangat dan kuat bagaikan baja dari awal sampai akhir) dan berdaya saing internasional. Wakil Rektor IV dalam sambutannya yang sekaligus membuka acara menyampaikan bahwa ULM didirikan dari heroik perjuangan dan oleh individu-individu yang multicultural, seminar ini diselenggarakan untuk mengaktualisasi kembali nilai-nilai perjuangan pendirian ULM karena masih banyak sejarah yang perlu diungkap. Wakil Rektor IV berharap draft yang sudah dibuat mengenai lintasan historis ULM bisa segera disempurnakan sehingga buku ini bisa diterbitkan dan bisa dibaca oleh para mahasiswa sehingga mereka tahu dan merasa bangga akan nilai sejarah dari kampusnya. (Humas ULM)

 

Blog Attachment