KONSERVASI KEKAYAAN HUTAN TROPIS DAN LAHAN BASAH

kiram1Pusat Unggulan Ipteks Inovasi, Teknologi, Komersialisasi, Manajemen Hutan dan Lahan Basah (PUI PT PHLB ULM) yang sebelumnya bernama Pusat Unggulan Ipteks Inovasi, Teknologi, Komersialisasi, Pengelolaan Hutan Tropis Berkelanjutan Universitas Lambung Mangkurat  menyelenggarakan seminar internasional dengan tema Conservation on Biodiversity of Tropical Forest and Wetlands (09/07/2018). Seminar seperti ini sudah rutin dilaksanakan sejak tahun 2015, namun di tahun ini tema yang diangkat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Seminar ini dilaksanakan di Villa Paman Birin, Desa Kiram Kabupaten Banjar. Desa Kiram berbatasan langsung denga kawasan hutan konservasi sehingga suasana yang terasa sangat sesuai dengan tema yang diangkat dalam seminar ini.

kiram2Pembicara dalam seminar ini berasal dari dalam dan luar negeri, diantaranya  Kepala BKSDA Provinsi Kal-Sel Dr. Ir. H. Mahrus Aryadi, M.Sc., IPU, ahli primata dari Universitas Indonesia dan sekaligus Ketua Research Center for Climate Change (RCCC) Prof. Jatna Supriatna, MSc., Ph.D., dari UGM  ahli ekologi dan konservasi satwa liar Dr. Satyawan Pudyatmoko, ahli primat dari IPB Dr. Entang Iskandar, M.Si., ahli kebun Raya Bogor ibu Dr. Sri Rahayu, M.Si., ahli nematode dari ULM Dr. Abdul Gafur, M.Si., M.Sc. Ph.D, ahli gambut dari ULM Dr. Ahmad Kurnain, M.Sc., Direktur Seameo Biotrop Dr. Irdika Mansyur,  Wakil Rektor IV ULM yang juga ahli biodiversiti dan ekologi  Prof. Dr. Ir. H. Yudi Firmanul Arifin, M.Sc, serta pembicara dari luar negeri Prof. Matt Hayward seorang ahli singa dan Prof. Michael Mahony ahli katak dari University of Newcastle Australia. 147 partisipan yang mengikuti seminar ini, termasuk 20 orang mahasiswa yang mengikuti program The New Colombo Plan dari Australia.

kiram3Dihari kedua kegiatan, seluruh peserta dan pembicara diajak untuk fieldtrip ke Kebun Raya Banua Provinsi Kalsel, Taman Taruna Pleihari dan Konservasi Bekantan di Desa Panjaratan Kabupaten Tanah Laut. Fieldtrip ini didukung penuh oleh  Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalsel, Pemkab Tanah Laut serta Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah laut,  menurut mereka selain bisa menambah wawasan tentang keanekaragaman hayati di Kalsel, kegiatan ini juga bisa menjadi ajang promosi pariwisata alam yang ada di Kalsel. Dalam wawancaranya, Wakil Rektor IV yang juga Ketua dari PUI PT PHLB ULM menyampaikan bahwa tujuan dari diadakannya seminar ini adalah untuk mengupayakan mempertahankan kekayaan hayati dari hutan tropis dan lahan basah yang ada di Indonesia, khususnya Kalimantan. Beliau berharap, dengan diadakannya seminar ini bisa menambah wawasan bagi dosen, peneliti, mahasiswa maupun lembaga-lembaga penelitian yang ada untuk mempertahankan dan menjaga keanekaragaman hutan tropis dan lahan basah yang kita miliki. (Humas ULM)

Blog Attachment