MENJADI MAHASISWA KREATIF, INOVATIF DAN PEDULI

Kreativitas merupakan bagian tak terpisahkan dari pemikiran sivitas akademika kampus terutama mahasiswa, dimana kreativitas merupakan kemampuan untuk menghasilkan hal baru yang belum pernah ada sebelumnya. Proses untuk menghasilkan hal baru tersebut dapat berasal dari proses imajinatif dari penciptanya sendiri, dapat juga berasal dari informasi dan pengalaman sebelumnya mengenai hal yang akan diciptakan, kemudian pencipta melakukan penggabungan dan pembaharuan dari karya maupun gagasan yang pernah ada untuk menghasilkan karya maupun gagasan yang baru, dan berbeda dengan karya yang telah ada sebelumnya. Kreativitas sebagai sebuah proses atau kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas) dan orisinalitas dalam berpikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi (mengembangkan, memperkaya, memperinci) suatu gagasan. Pengertian ini lebih menekankan aspek proses perubahan (inovasi dan variasi).

Menemukan cara di luar hal yang biasa atau Thinking out of the box, sangat di tuntut oleh semua pihak sehingga muncul istilah pemikiran “antimeanstream”. Sebagai mahasiswa kita dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif. Kreatif dalam menemukan ide baru dan inovatif dalam mencari cara-cara baru untuk mensiasati permasalahan yang ada. Menurut para ahli, seseorang yang kreatif bukanlah selalu menemukan hal baru, namun ia selalu melihat segala sesuatu dengan cara berbeda dan baru, dan biasanya tidak dilihat oleh orang lain. Orang yang kreatif, pada umumnya mengetahui permasalahan dengan sangat baik dan disiplin, biasanya dapat melakukan sesuatu yang berbeda dari cara-cara yang biasa. Proses kreativitas melibatkan adanya ide-ide baru, bermanfaat, meskipun kadang tidak dapat diimplementasikan. Banyak contoh yang menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk berkreasi serta berinovasi, seperti kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Program Wirausaha Mahasiswa (PMW), Kompetisi Bisnis Mahasiwa Indonesia (KBMI), Kompetisi Inovasi seperti Jarum Black Inovation dan Kompetisi Inovasi lainnya. Wadah lainnya yang sangat nyata adalah tersedianya organisasi-organisasi kemahasiswaan di ruang lingkup universitas itu sendiri. Darisana tentunya dengan adanya kegiatan yang ada, serta proyek-proyek yang diberikan, jelas dapat membantu untuk mengasah potensi diri dalam bidang kreatif dan inovatif.

Dari berbagai teori, kreativitas di bagi menjadi berbagai macam sampai dengan mendapatkan inovasi, yaitu:

  1. Menciptakan sesuatu yang belum pernah ada menjadi ada;
  2. Menyampaikan ide kreatif, agar kreatifitas tersebut dapat diketahui oleh orang lain;
  3. Menciptakan sebuah kreasi yang jika digunakan orang lain, manfaatnya dapat dirasakan serta membuatnya menjadi kreatif;
  4. Mewujudkan kreativitas level-level sebelumnya menjadi bermanfaat bagi seluruh masyarakat;
  5. Inovasi baru yang berarti menciptakan kreativitas-kreativitas atau inovasi baru.

Dengan kreativitas dan inovasi yang optimal oleh mahasiswa dengan tentunya atas bimbingan dosen maka akan muncul karya karya inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat, sehingga kepedulian mahasiswa untuk membumikan hasil karya akan semakin tinggi.

Penulis : Totok Wianto, S.Si., M.Si (Dosen FMIPA ULM)